Breaking News:

Ramadhan 2021

Jelang Malam Pertama Shalat Tarawih, Begini Persiapan di Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar Bali

Panitia Ramadhan Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar mengaku tidak ada persiapan khusus jelang malam pertama Shalat Tarawih.

Tribun Bali/Harun Ar Rasyid
Persiapan Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar Jelang Malam Pertama Shalat Tarawih 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Panitia Ramadhan Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar mengaku tidak ada persiapan khusus jelang malam pertama Shalat Tarawih yang rencananya akan digelar nanti malam, Senin 12 April 2021.

H. Muhammad Zainuddin, Ketua Pantia Ramadhan Maasjid Raya Ukhuwwah Denpasar menyampaikan bahwa pengurus dan petugas masjid tidak melakukan persiapan spesifik menjelang pelaksanaan shalat tarawih.

Namun, ia menjelaskan kalau Pengurus Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar melakukan pembersihan lingkungan Masjid secara teratur.

"Kita tidak ada persiapan khusus, tapi Masjid ini selalu kita bersihkan setiap hari, ada petugasnya itu" ujarnya.

Dikunjungi pada senin 12 April 2021, masjid yang berlokasi di Jl. Kalimantan No.19, Dauh Puri Kangin, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali tersebut terlihat sudah cukup bersih.

Persiapan Jelang Bulan Puasa Ramadhan 1442 H, Ketua MUI Bali Bagikan Sedekah ke Para Tetangga

Begini Hukum Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadhan Menurut Hadist

Potret Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadhan 2021 di Tengah Pandemi Covid-19 di Denpasar Bali

Di halaman belakang masjid, tidak terlihat ada sampah yang berserakan, di dalam ruangan utama Masjid juga nampak sudah siap menerima jamaah yang akan melakukan shalat tarawih.

Shalat tarawih yang akan digelar di Masjid Raya Ukhuwwah Denpasar ini akan dilaksanakan sesuai dengan Surat Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di Tengah Pandemi covid-19 Provinsi Bali tahun 1442 H/2021 yang dikeluarkan Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bali, MUI Bali dan Kanwil Kemenag Provinsi Bali.

Pedoman tersebut diantaranya berisi, jamaah yang melakukan ibadah shalat tarawih hanya diikuti oleh jamaah kaum laki-laki dan berumur diatas 10 tahun, serta memperhatikan protokol kesehatan.

Kapasitas yang bisa digunakan untuk shalat tarawih maksimal 50 persen dari daya tampung normal, Tempat tarawih ditutup oleh petugas yang ditunjuk setelah kapasitas penuh, jamaah yang terlambat datang, shalat tarawih diminta sholat di rumah masing-masing.

Jamaah juga dihimbau untuk tidak mengedarkan kotak amal, namun shodaqoh bisa dimasukan ke kotak amal permanen, untuk kaum wanita dianjurkan untuk shalat tarawih bersama keluarga di kediaman masing-masing

Halaman
12
Penulis: Harun Ar Rasyid
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved