Brimob dan Raider Pukul Mundur KKB, Kapolda Papua Irjen Mathius: Mohon Doanya Mudah-mudahan Aman
Pesawat yang ditumpangi Satgas Nemangkawi berhasil mendarat setelah personel Brimob dan Raider 715 memukul mundur kelompok kriminal bersenjata
Situasi keamanan di Beoga mendadak tidak kondusif setelah KKB pimpinan Sabinus Waker berulah di lokasi tersebut.
Kamis, 8 April 2021 sekitar 09.30, KKB menembak seorang guru SD Inpres Beoga Oktovianus Rayo di sebuah kios di Kampung Julugoma.
Sore harinya, KKB membakar tiga ruangan SMAN 1 Beoga.
Baca juga: KKB Papua Minta Uang Tebusan Dalam Jumlah Besar Setelah Menembak Mati Dua Orang Guru
Baca juga: Cerita Menegangkan Junedi, Kepsek Lolos dari Tembakan KKB Papua, Sembunyi 2 Jam dan Dikira Diculik
KKB juga menembak mati seorang guru SMPN 1 Beoga Yonatan Randen pada Jumat (9/4/2021) sore. Yonatan menderita luka di bagian dada.
Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Beoga, Yonatan tak bisa ditolong.
Kedua jenazah baru dapat dievakuasi ke Mimika pada Sabtu, 10 April 2021.
Evakuasi dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Puncak membayar sejumlah uang tebusan kepada KKB untuk membiarkan pesawat masuk ke Bandara Beoga.
KKB kembali berulah membakar sembilan ruangan SMPN 1 Beoga pada Minggu, 11 April 2021 malam. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Brimob dan Raider Pukul Mundur KKB, Tim Satgas Nemangkawi Akhirnya Mendarat di Beoga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dua-rumah-di-distrik-beoga.jpg)