Breaking News:

PSSI dan PT LIB Masih Mengkaji Soal Kemungkinan Hadirnya Penonton Pada Liga 1

PSSI dan PT LIB Masih Mengkaji Soal Kemungkinan Hadirnya Penonton Pada Liga 1, Direktur PT LIB: Kami Sedang Menghitung-hitung

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi suporter - PSSI dan PT LIB Masih Mengkaji Soal Kemungkinan Hadirnya Penonton Pada Liga 1 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - WAKIL Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto menyampaikan fokus mereka saat ini ialah melanjutkan protokol kesehatan (prokes) ketat supaya Piala Menpora tetap terjaga.

Mengingat, hal itu yang menjadi kunci untuk Liga 1 dan Liga 2 2021 bisa mendapat izin untuk digelar kembali.

"Tentu ini menjadi harapan PSSI sebagai momen pembuka jalan mendapat izin menggelar Liga 1 dan 2 tahun 2021 ini," kata Iwan Budianto.

"PSSI tentu berkomitmen menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada turnamen ini. Selain itu hingga saat ini para suporter juga dapat menahan diri untuk tidak datang ke stadion atau nonton bareng yang dapat menimbulkan kerumunan," katanya.

Baca juga: Liga 1 Dihadiri Penonton, Jokowi Dengar Aspirasi Masyarakat Setelah Piala Menpora

Baca juga: Hasil Liga Champions: Liverpool Resmi Puasa Gelar Musim Ini dan Real Madrid Torehkan Sejarah Ini

Baca juga: Real Madrid Singkirkan Liverpool di Liga Champions, Ini Kata dan Reaksi Sedih Jurgen Klopp

Menanggapi peluang digelarnya Liga 1 dengan dihadiri penonton sebesar 20 hingga 30 persen, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan mengkaji soal kemungkinan hadirnya penonton pada Liga 1 dan Liga 2 meski kondisi Indonesia saat ini masih dilanda pandemi.

"Kami sedang menghitung-hitung kemungkinan itu. Kami pun terus berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan yang perwakilannya selalu hadir di setiap laga Piala menpora dan mereka juga ikut mengkajinya," ujar Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

Wacana yang muncul saat ini adalah hadirnya penonton 20 hingga 30 persen dari jumlah kapasitas stadion.

Menurut Akhmad, kebijakan menyaksikan sepak bola dengan penonton bisa saja diterbitkan, tapi perlu adanya pertimbangan yang serius terlebih kondisi Indonesia saat ini yang masih terus dilanda virus corona.

"Jadi kami mesti membuat berbagai skenario dan memprediksikan dampaknya, tanpa atau dengan penonton. Tentu akan ada protokol kesehatan khusus jika ada penonton."

"Namun sementara rencana utama untuk liga tetap tanpa penonton karena belum semua masyarakat divaksin," ungkap Akhmad.

(bolasport/ant)

Kumpulan Artikel Sepakbola

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved