Breaking News:

Ramadhan 2021

MANFAAT Puasa Ramadhan bagi Kesehatan, Menurunkan Berat Badan hingga Memulihkan Fungsi Jantung

Salah satunya mampu memperbaiki profil lipid darah dan menurunkan berat badan pada obesitas dan meningkatkan survival penderita penyakit kronik. 

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Kambali
Tribun Bali/Rizal Fanany
Panitia memberikan takjil pada jemaah sembari menanti adzan magrib di Masjid At-Taqwa Polda Bali, Denpasar, Selasa 12 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Puasa Ramadhan merupakan salah satu di antara kewajiban bagi umat Islam.

Ketika berpuasa seseorang tidak diperbolehkan untuk makan dan minum.

Namun dibalik menahan haus dan lapar, ternyata puasa Ramadan memiliki dampak yang baik bagi kesehatan. 

Baca juga: Penderita Gerd Perlu Tahu 5 Hal Buruk yang Harus Dihindari saat Puasa Ramadhan

Menurut, Dr Syuma Adhy Awan MKes SpGK yang selaku Dokter Spesialis Gizi Klinik KSM RSUP Sanglah Denpasar mengatakan bahwa berpuasa Ramadhan memberikan dampak yang baik bagi tubuh jika dijalankan dengan benar.

Salah satunya mampu memperbaiki profil lipid darah dan menurunkan berat badan pada obesitas dan meningkatkan survival penderita penyakit kronik. 

"Salah satu manfaat puasa Ramadhan menurunkan kadar Triasil gliserol ( TG ), dan meningkatkan lemak baik kolesterol HDL melalui penurunan berat badan untuk orang overweight dan obesitas.

Selain itu juga berpengaruh pada, Homeostasis glukosa yang terjadi di antara individu obesitas dengan diabetes tipe 2, bersama dengan penurunan persentase lemak tubuh dan HbA1c," paparnya pada Jumat, 16 April 2021.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kota Denpasar, Jumat 16 April 2021 atau 4 Ramadhan 1442 H, Doa Berbuka Puasa

Lebih lanjutnya ia mengatakan, manfaat positif berpuasa Ramadhn lainnya adalah dapat memperbaiki tingkat kelangsungan hidup (survival) pada penderita penyakit kronis dan pemulihan fungsi jantung dan memodulasi risiko kardiovaskular.

Serta melindungi neuron dari gangguan penuaan (misalnya, penyakit Alzheimer dan stroke).

Puasa juga memiliki peran penting penurunan terhadap risiko kanker yang dipicu obesitas melaui perbaikan resistensi insulin di antara obesitas dan, pada obesitas non diabetes.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved