Breaking News:

Berita Denpasar

Pengamen dan Pedagang Acung Marak di Traffic Light, Begini Respons Dewan Denpasar

Anggota Komisi III DPRD Kota Denpasar, AA Susruta Ngurah Putra penertiban tersebut tak boleh tebang pilih.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Pedagang acung terlihat di kawasan imam Bonjol, Denpasar, Minggu 18 April 2021. Akibat pandemi Covid-19 banyak bermunculan pedagang acung, pengamen hingga gepeng di lampu merah yang ada di Kota Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kemunculan pedagang acung atau pengasong, pengamen dan pengemis di sejumlah traffic light kawasan Kota Denpasar memang harus ditertibkan.

Akan tetapi menurut Anggota Komisi III DPRD Kota Denpasar, AA Susruta Ngurah Putra penertiban tersebut tak boleh tebang pilih.

“Memang benar harus ditertibkan. Bagaimanapun juga kita harus menegakkan peraturan, sehingga mau tidak mau harus ditertibkan namun harus secara manusiawi.

Sekarang yang jadi masalah jangan masyarakat kecil saja yang ditertibkan, tegakkan aturan pada semua pelanggar baik masyarakat kecil maupun kelas atas,” kata Susruta saat dihubungi Minggu, 18 April 2021.

Baca juga: 1.086 Pedagang di Pasar Kreneng Denpasar Divaksin Covid-19

Ia mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, sehingga pemerintah dituntut untuk bisa mencarikan solusi.

“Lakukan penertiban, tapi carikan solusi, sehingga semua menjadi nyaman.

Meskipun mereka KTP luar Denpasar, pemerintah lintas daerah harus perlu mencarikan solusi,” katanya.

Menurutnya hal ini sama dengan pepatah dimana 'ada gula di sana ada semut'.

Sehingga, walaupun mereka dipulangkan ke daerah asalnya, mereka bisa saja kembali ke Denpasar jika di daerah asalnya mereka kesulitan ekonomi.

“Semut akan datang ke tempat yang ada gulanya.

Walaupun sekarang 'gulanya' sedikit akibat pandemi ini.

Walaupun dipulangkan mereka akan balik lagi kalau tidak ada solusi, dan ini solusi antar daerah,” katanya. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved