Breaking News:

Berita Bali

Hapus Stigma Arogan di Jalanan, Klub Motor Ninja Bali - Jatim Galang Kepedulian Bencana Alam NTT

Kawasaki Ninja Club (KNC) melalui program "KNC Peduli" menggalang aksi kemanusiaan dengan menyerahkan bantuan sembako

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Bantuan yang berhasil dikumpulkan KNC Peduli NTT diangkut menggunakan sebuah mobil, Senin 19 April 2021 - Hapus Stigma Arogan di Jalanan, Klub Motor Ninja Bali - Jatim Galang Kepedulian Bencana Alam NTT 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komunitas motor memang sering kali dicap arogan di jalan raya, namun kali ini klub motor Ninja di Bali berupaya menghapus stigma itu.

Kawasaki Ninja Club (KNC) melalui program "KNC Peduli" menggalang aksi kemanusiaan dengan menyerahkan bantuan sembako kepada korban bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dewan Pembina KNC Region Jatim-Bali, Arby Wibowo menyampaikan, bahwa bencana alam menggerakkan rasa kemanusiaan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban masyarakat disana, termasuk para bikers yang tergabung di berbagai klub/komunitas.

"Nah, salah satunya ini para bikers yang tergabung di KNC Indonesia. Program ini aksi penggalangan donasi mulai tanggal 8 sampai dengan 18 April 2021 lalu, guna membantu masyarakat yang terdampak dari bencana alam tersebut," ungkap pria yang berprofesi sebagai TNI AD Anggota Kodam IX/Udayana itu kepada Tribun Bali, Rabu 21 April 2021.

Baca juga: Korban Bencana NTT Kesal Dan Merasa Dihina, Bantuan Pemerintah Sebungkus Mi Dan Sebutir Telur

Baca juga: Mensos Tri Rismaharini Sambangi ITS dan Unair Cari Masukan Terkait Penanggulangan Bencana

Baca juga: Sosok Diah Werdhi Srikandi dan Cerita DPRD Bali Jadi Relawan Bencana NTT, Masak Pakai Kayu Bakar

Lebih lanjut dirinya mengatakan, hasil dari penggalangan dana tersebut dijadikan barang berupa sembako kemudian disalurkan ke lokasi-lokasi posko pengungsian di NTT pada Senin 19 April 2021.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan semua disini dapat mengurangi beban para korban bencana alam di NTT. Tentunya kita semua berdoa semoga keadaan segera pulih dan tidak terulang lagi. Atas bantuan tenaga dan materi yang telah diberikan semoga diberikan keberkahan untuk kita semua," harap Dewan Pembina KNC Jatim-Bali.

Sosok Diah Werdhi Srikandi dan Cerita DPRD Bali Jadi Relawan Bencana NTT, Masak Pakai Kayu Bakar

Berikut ini sosok IGA Diah Werdhi Srikandi dalam artikel ini.

Bencana alam yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu membuat semua pihak prihatin.

Bahkan, tidak jarang yang langsung ikut terjun langsung ke lokasi untuk menjadi relawan, seperti yang dilakukan oleh para Srikandi Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Bali.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa mengikuti paripurna internal DPRD Bali, Senin, 20 Juli 2020. (Dokumentasi Pemprov Bali)

Para srikandi DPRD Bali itu turun langsung dengan ikut membantu membuat dapur umum bersama para relawan kemanusiaan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Bendahara Fraksi PDIP DPRD Bali yang juga salah satu Srikandi DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi menceritakan pengalamannya menjadi relawan di NTT.

Ia bersama lima orang srikandi DPRD Bali lainnya mengatakan bahwa pihaknya melakukan misi kemanusian dengan membuat dapur umum bagi 400 orang pengungsi.

Pihaknya mengaku diberi tugas tersebut lantaran para anggota fraksi PDIP lainnya telah dibagi untuk bekerja sebagai relawan yang menyalurkan bantuan di titik-titik bencana yang ada.

"Perempuan dari DPRD Provinsi Bali yang PDIP ada 6 orang.

Kami membuat dapur umum, dan saya sebagai koordinatornya.

Kami menyiapkan makan pagi dan sore untuk sekitar 400 orang," jelasnya, Jumat 16 April 2021.

Dia juga menyebut bahwa pihaknya bertugas sebagai relawan selama empat hari di sana tidak berjalan mulus saja.

Melainkan beberapa kendala pihaknya temui, meski demikian hal itu tidak membuat semangat mereka berkurang dalam kegiatan tersebut. 

"Kendalanya warga di sana tidak bisa memasak pakai kompor gas.

Jadi masih pakai kayu bakar.

Ya suka kami bisa membantu saudara kita di NTT," tandasnya.

Sementara Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali, Tjokorda Gede Agung menjelaskan bakti sosial itu merupakan bentuk aksi nyata pihaknya dalam membantu sesama.

Terutama bagi mereka yang terkena musibah atau menjadi korban bencana alam.

Ia juga menyampaikan dari fraksi berangkat 28 orang langsung pada tanggal 11 April.

Dalam kesempatan itu, politisi PDIP asal Kabupaten Klungkung, Bali tersebut juga menyampaikan total bantuan yang dibawa oleh pihaknya sebesar Rp 500 juta.

Hanya saja dalam bantuan itu dibagi menjadi beberapa kelompok lagi untuk memudahkan mendistribusikan ke beberapa titik lokasi bencana alam.

Dengan demikian bakti sosial yang dilakukan tersebut akan lebih efesien dan mempercepat penyaluran bantuan. (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved