Breaking News:

Berita Denpasar

Polda Bali Bongkar Sindikat Pencurian ATM di Denpasar, 6 Tersangka Diamankan, Begini Modus Kerjanya

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali berhasil membongkar sindikat pencurian ATM dengan modus mengganjal mesin

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro SH, saat menggelar press release di Lobi Dit reskrimum Polda Bali Denpasar Bali Jumat 23 April 2021 - Polda Bali Bongkar Sindikat Pencurian ATM di Denpasar, 6 Tersangka Diamankan, Begini Modus Kerjanya 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali berhasil membongkar sindikat pencurian ATM dengan modus mengganjal mesin di wilayah Denpasar, Bali.

Enam orang tersangka berhasil diamankan yakni Gusnyadi (46), Dodi Bastari (41), Arif Khoir (27), Suhendar (42), Ardiansyah (37), dan Hartawan (45). (Uraian dari pelaku 1 ke pelaku 6).

Para tersangka berhasil ditangkap di villa wilayah Desa Tibubeneng, Pererenan, Canggu Kuta Utara Badung, Bali, pada Kamis 22 April 2021.

Sejumlah barang bukti yang diamankan berupa data nasabah bank korban dari transaksi penarikan kartu ATM yang diduga dilakukan oleh pelaku, data bukti transaksi nasabah bank atau e-jurnal, 2 buah potongan mika plastik dari bekas botol air mineral yang digunakan untuk mengganjal lubang pada mulut mesin ATM.

Baca juga: Selain di 2 TKP, Pelaku Skimming ATM Asal Bulgaria Juga Pernah Beraksi di Buleleng dan Lombok

Baca juga: Kepolisian Usut Kasus Pembobolan ATM di Bali, Tak Beri Ruang Bagi Penjahat

Baca juga: Kasus Pembobolan Mesin ATM Kembali Terjadi, Kali Ini Sasarannya di Denpasar Timur

Kemudian, 1 buah chater yang digunakan untuk melepas potongan mika plastik yang mengganjal mulut mesin ATM, lalu 7 buah kartu ATM milik nasabah bank, selain itu beberapa unit handphone dan sepeda motor serta uang tunai.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro SH, di Loby Dit Reskrimum Polda Bali, Denpasar, Bali, Jumat 23 April 2021.

"Modus operandi pelaku 1 masuk ke dalam ruangan ATM dan berpura-pura melakukan transaksi kemudian mengganjal lubang tempat memasukkan kartu ATM dengan menggunakan alat berupa potongan mika plastik dari bekas botol air mineral," ungkapnya didampingi Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, SH

Kemudian, pada saat korban memasukkan kartu ATM dan menekan nomor PIN, mesin ATM secara otomatis tidak bisa mengakses kartu ATM milik korban dan melakukan cancel atau pembatalan transaksi.

Pelaku 2 masuk ke dalam ruangan ATM dengan berpura-pura membantu korban dan memanfaatkan situasi korban yang sedang panik akibat kartu ATM tertelan.

"Kemudian menyuruh korban menekan tombol PIN ATM kembali sehingga pelaku dapat mengetahui nomor PIN korban sekaligus korban untuk menghubungi pihak bank," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved