Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kapal Selam Hilang Kontak

Pusat Posko Krisis Center KRI Nanggala 402 Dipusatkan di Banyuwangi

Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad menyampaikan pusat posko krisis center sebagai pusat pelayanan informasi dari hilang kontaknya Kapal Selam KRI

Tayang:
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Personel TNI tengah membawa peta yang akan ditempatkan di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai yang dijadikan posko krisis dan media center. 

"KRI yang dikerahkan dalam proses pencarian sekarang sebanyak 21, 21 itu termasuk KRI Aluguro 405 yang juga kapal selam," ujar Mayjen Achmad Riad.

Ia menambahkan, tim mendapatkan bantuan dari kepolisian sebanyak empat kapal.

Empat kapal dari Kepolisian itu dilengkapi dengan ROV, kemudian alat sonar dua dimensi.

KRI Rigel 933 yang memiliki peralatan mampu untuk memonitor bawah laut kini posisinya sudah dekat dengan titik koordinat hilang kontaknya KRI Nanggala 402.

"Diharapkan siang atau sore hari ini sudah bisa merapat sehingga langsung bisa melakukan upaya pencarian," tambahnya.

KRI Rigel 933 ini akan menindaklanjuti hasil yang diperoleh oleh KRI Rimau 724 di mana kemarin menemukan ada satu titik yang cukup kuat dan tidak berubah.

"Akan kita kejar ini (titik daya magnet tinggi). Mudah-mudahan itu bisa jadi titik terang tapi tentunya semua wilayah di perairan utara Bali jadi fokus dalam pencarian," imbuh Kapuspen TNI.

Ia berharap semua sumber daya yang dikerahkan, termasuk peralatan yang diterjunkan dapat mempercepat atau mengetahui posisi KRI Nanggala 402.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana TNI Yudo Margono siang ini bertolak lagi menuju KRI dr. Soeharso untuk mengikuti proses pencarian secara langsung.

"Mudah-mudahan nanti setelah KRI Rigel merapat, beliau pun (Panglima TNI) mungkin akan melihat langsung dari KRI Rigel," tambah Kapuspen TNI, Mayjen TNI Achmad Riad.

Untuk diketahui, proses pencarian KRI Nanggala 402 hari ini masih difokuskan pada titik koordinat 60 mil atau 95 kilometer di utara Pulau Bali.

"Sementara ini wilayah pencarian masih di wilayah utara sesuai dengan titik-titik yang kemarin. Tetap posisi sementara pencarian disana, 60 mil atau 95 kilometer di utara Bali," ujar Kapuspen TNI, Jumat 23 April 2021 di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai saat press conference.

Terlebih KRI Rimau 724 menemukan adanya daya kemagnetan tinggi pada kedalaman 50 sampai 100 meter di satu titik.

"Wilayah-wilayah yang diperkirakan seperti yang kemarin dari KRI Rimau melaporkan akan kita perkuat tindaklanjuti oleh KRI lain (pencarian di titik temuan KRI Rimau)," tambahnya. (*)

Berita lainnya di KRI Nanggala 402 hilang kontak

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved