Breaking News:

Sponsored Content

Dengan Prokes Ketat, Jaya Negara & Agus Arya Wibawa Hadiri Puncak Piodalan di Pura Sakenan Denpasar

Serangkaian Karya bhakti Pujawali di Pura Sakenan yang mana Puncak Karya jatuh pada Rahina Suci Kuningan, Sabtu 24 April 2021.

Istimewa
Walikota Denpasar Jaya Negara dan Wakil Walikota Agus Arya Wibawa Hadiri Puncak Piodalan di Pura Sakenan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rahina Suci Kuningan yang jatuh setiap Saniscara Kliwon Wuku Kuningan ini merupakan hari besar bagi umat  Hindu yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali.

Namun demikian, pada Hari Suci Kuningan juga merupakan hari piodalan di Pura Sakenan, Kelurahan Serangan, Kota Denpasar.

Sejak pagi tampak silih berganti para pemedek sudah mendatangi area Pura Sakenan.

Serangkaian Karya bhakti Pujawali di Pura Sakenan yang mana Puncak Karya jatuh pada Rahina Suci Kuningan, Sabtu 24 April 2021.

Baca juga: Ini Kisah Dibalik Tradisi Pangrebongan di Desa Adat Kesiman Denpasar

Pelaksanaan Piodalan dengan protokol kesehatan yang ketat dan diawasi oleh para pecalang.

Rangkaian Upacara Piodalan diawali dengan sesolahan Tari Rejang Renteng, Tari Baris Tombak, Topeng Penasar serta Topeng Sidhakarya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut ngaturang bhakti Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Ny. Sagung Antari Jaya Negara serta Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Ikut hadir juga Kabag Kesra Made Raka Purwantara, Camat Denpasar Selatan Wayan Buda serta OPD  terkait lainnya

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara usai persembahyangan mengatakan bahwa pelaksanaan Bhakti Piodalan ini  dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat, serta diharapkan kepada masyarakat khususnya Kota Denpasar untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam melaksanakan persebahyangan dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-1.9

"Pelaksanaan persembahyangan kali ini tentu sedikit berbeda dibanding sebelumnya, hal ini mengingat bhakti piodalan di Pura Sakenan dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Sehingga penerapan protokol kesehatan wajib dilaksanakan dengan tidak mengurangi makna dalam prosesi," ujar Jaya Negara

Prawartaka Karya, IB Gede Pidada mengatakan pelaksanaan Pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan. yakni pemedek wajib  menggunakan masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan, mengutamakan prilaku hidup bersih dan sehat, serta menyarankan bagi pemedek dengan gejala klinis  untuk beristirahat dirumah.

Kendati menerapkan protokol kesehatan, Pujawali dilaksanakan dengan tidak mengurangi makna yang terkandung dalam upacara.

“Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama, hanya saja tata pelaksanaanya menggunakan protokol kesehatan mengingat saat ini masih di masa penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved