Breaking News:

Ramadan

Sejarah Orang-Orang Bugis di Kampung Bugis Tuban Badung Bali, Masjid Asasuttaqwa Jadi Bukti

kurangnya buku-buku sejarah mengenai Kampung Bugis Tuban ini membuatnya kurang paham bagaimana orang-orang Bugis bisa sampai menetap di wilayah Bali.

Tribun Bali/Harun Ar Rasyid
Masjid Agung Asasuttaqwa, Kampung Bugis Tuban, Kuta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - "Inilah satu-satunya dokumentasi mengenai peresmian masjid ini" Ujar Muhammad Syafaruddin, pengurus masjid Asasuttaqwa sembari menunjukan foto peresmian masjid yang diambil kira-kira pada tahun 1990-an.

Masjid Asasuttaqwa merupakan salah satu masjid yang berada di kawasan kuta.

Masjid ini lokasinya juga berdekatan dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai yang tak jarang bunyi pesawat yang baru saja lepas landas atau mendarat terdengar dari masjid ini.

Muhammad Syafaruddin, pengurus masjid bagian dakwah yang ditemui Masjid Asasuttaqwa pada Sabtu 24 April 2021 mengatakan bahwa ia masih menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ketika masjid ini pertama kali dipugar.

Ia mengaku ikut bergotong royong membangun masjid ini.

Foto Peresmian Masjid Agung Asasuttaqwa sekitar tahun 1990an
Foto Peresmian Masjid Agung Asasuttaqwa sekitar tahun 1990an (Tribun Bali/Harun Ar Rasyid)

Ramadhan 2021, Masjid Agung Asasuttaqwa Tuban Bali Gelar Tausiyah Seminggu 3 Kali, Ini Jadwalnya

Sejarah Masjid Al Furqon di Padangsambian Denpasar Bali, Dibangun Sejak 1987 dan di Lokasi Tertinggi

"Saya waktu itu masih SMP, saya ingat, saya dulu ikut bantu-bantu disini" kenangnya.

Abdul Rahman, Bendahara Masjid yang turut serta dalam obrolan tersebut juga menambahkan, "Dulunya para orang tua membangun masjid ini dari sisa-sisa material pembangunan bandara sana, dulunya ini hanya mushola kecil, tahun berapa pertama kali? saya kurang ingat pasti, karena saya juga mendapatkan cerita dari orang-orang tua terdahulu" imbuhnya.

Beralamat di Jl. Waringin, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, masjid ini merupakan masjid yang didirikan oleh orang-orang Bugis, di Kampung Bugis Tuban, Kuta.

Ditanya perihal, sejarah bagaimana orang-orang Bugis bisa mendiami Kampung Bugis Tuban, keduanya sama-sama mengaku kurang tahu pasti.

"Setahu saya, dengar-dengar dari cerita orang tua, tanah ini memang pemberian dari Raja Badung, imbalan karena membantu Raja ketika ada peperangan, ya itu tapi, kami tidak bisa memberikan bukti konfirmasi mengenai hal tersebut karena kurangnya catatan tentang sejarah itu," tutur Abdul Rahman.

Halaman
12
Penulis: Harun Ar Rasyid
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved