Vaksinasi
Vaksin Sinovac dan Sinopharm Tiba di Indonesia, BPOM Keluarkan EUA Sinopham
Kedatangan vaksin ini merupakan tahap ke-10 setelah kedatangan vaksin terakhir pada 26 April 2021 lalu.
Sementara untuk efek samping lokal yang berat atau grade 3 sangat jarang dilaporkan.
Sedangkan efek samping sistemik yang dilaporkan adalah sakit kepala, nyeri otot diare, batuk dan lain-lain.
"Itu efek samping yang ringan yang umumnya apabila kita mendapatkan suntikan vaksin," kata Penny.
Penny melanjutkan, untuk efek samping secara sistemik yang dilaporkan dalam uji klinik fase 3 adalah sakit kepala, nyeri otot, diare. "Dari aspek keamanan adalah baik kategorinya dan dapat ditoleransi dengan baik," ucapnya.
Vaksin sinopharm menggunakan platform in activated virus atau virus yang dimatikan. BPOM melakukan evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu dari vaksin tersebut.
Proses evaluasi dilakukan bersama-sama dengan tim ahli dalam komite nasional penilai vaksin Covid 19 dan juga bersama dengan ITAGI dan dengan para klinisi-klinisi terkait lainnya.
"Dan berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan dari data yang kami terima. Baik itu data mutu, data produksi, atau pun dari studi pre klinik, dan klinik dapat disimpulkan bahwa pemberian vaksin Sinopharm 2 dosis dengan selang pemberian 21 sampai dengan 28 hari, menunjukkan profil keamanan yang dapat ditoleransi dengan baik dan efikasi serta respon untuk meningkatkan imun yang baik," ujarnya.
Menkominfo Johnny Gerard Plate mengatakan, kedatangan vaksin Jumat kemarin merupakan bentuk konsistensi pemerintah dalam mengamankan pasokan vaksin secara bertahap di dalam negeri, di tengah situasi di mana negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Menurutnya, pemerintah akan terus melakukan vaksinasi nasional sebagai upaya dalam mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), dan melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment), serta mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.
"Masyarakat diharapkan dapat terus melaksanakan secara disiplin protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan _hand sanitizer," katanya.
Imbauan Menteri Komunikasi dan Informatika ini juga didasari dengan beberapa negara yang sedang menghadapi gelombang kedua dan gelombang ketiga penularan Covid-19 dan mengakibatkan terjadinya kembali pelonjakan kasus positif Covid-19.
Menkominfo berharap kejadian tersebut tidak terjadi di Indonesia.
"Meskipun vaksinasi telah dilakukan, masyarakat harus tetap waspada, tidak lengah, dan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan seluruh masyarakat Indonesia," ujarnyanya. (Tribun Network/Rina Ayu/Taufik Ismail/sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penny-lukito.jpg)