Breaking News:

Ramadhan 2021

Masjid Baitul Makmur di Monang Maning Denpasar Bagikan Takjil Gratis Setiap Jumat Selama Ramadhan

Masjid Baitul Makmur, Monang-maning Denpasar kembali adakan bagi-bagi takjil yang berupa bubur melayu dan bubur sum-sum.

(Tribun Bali/Rizal Fanany)
Pengurus masjid memberikan takjil gratis dalam rangkaian kegiatan Festival Ramadhan di masjid Baitul Makmur, Monang Maning, Denpasar, Jumat 30 April 2021. Sebanyak 600 takjil dibagikan pada jemaah yang akan berbuka di masjid tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARMasjid Baitul Makmur, Monang-maning Denpasar kembali adakan bagi-bagi takjil yang berupa bubur melayu dan bubur sum-sum.

Bubur yang dibuat oleh panitia dan jemaah Masjid Baitul Makmur kali ini berisi campuran daging kambing. 

"Kegiatan mukbang hari ini Masjid Baitul makmur membagikan bubur khas Melayu dengan campuran daging kambing serta rempah-rempah India dan Arab. Jadi ini khas masakan Melayu sebenarnya kita mengadopsi budaya dari masyarakat melayu setiap Ramadan yang ada di Singapura dan Malaysia. Kita masak bersama di masjid dengan jemaah lalu dikemas dalam wadah dan dibagikan ke orang-orang yang berbuka puasa dan juga orang yang melintas di depan Masjid," ungkap, Yus Subianto selaku Ketua Festival Ramadhan Baitul Makmur pada, Jumat 30 April 2021. 

Dan hari ini pihaknya telah memproduksi sebanyak 600 cup bubur yang siap dibagikan untuk semua orang.

Untuk campuran bubur Melayu ini dikatakan Yus, menggunakan bahan-bahan seperti beras, daging, rempah-rempah, bumbu khusus, emping dan seledri. 

Dapur Berkah di Masjid Sadar Sesetan Denpasar, Bagikan Makanan untuk Kaum Dhuafa Selama Ramadhan

Penyesuaian Kegiatan di Masjid Sadar Sesetan Denpasar Selama Bulan Puasa di Tengah Pandemi

Pengurus Masjid Al Muawwanatul Khairiyah Bersyukur Jamaah Masih Antusias Laksanakan Ibadah Tarawih

"Kebetulan kemarin ada donatur yang kasih daging kambing jadi kita pakai. Dan kegiatan Mukbang ini akan diadakan lagi pada tanggal 7 Mei 2021 mendatang, dimana kegiatan tersebut menjadi penutup kegiatan Ramadan," tambahnya.  

Dan alasannya memproduksi bubur untuk takjil dikarenakan bubur dapat dikonsumsi oleh semua umur baik anak-anak, dewasa hingga orang lanjut usia.

Jadi dimasa pandemi ini ia ingin bersatu sesuai dengan filosofi pada bubur yakni bisa mengerjakan semuanya secara bersama-sama.

Dan sebelumnya, ketika grand opening kegiatan ini juga membagikan bubur yakni bubur kacang hijau dan bubur ketan hitam lalu berlanjut bubur khas melayu. 

Untuk memproduksi bubur ini, ia dibantu memasak dengan para jamaah masjid yang juga sebagai panitia pengurus Masjid.

Namun yang meramu bubur ini adalah seorang chef yang bekerja di sebuah Hotel.

Selama bulan Ramadan ini pembuatan bubur di Masjid Baitul Makmur dilakukan sebanyak tiga kali dan dilakukannya setiap hari Jumat.  

"Sengaja memilih hari Jumat dikarenakan hari Jumat merupakan hari yang baik atau barokah untuk bersedekah dalam ajaran Islam. Dan persiapan memasak bubur ini dimulai dari pukul 13.00 Wita tadi karena memasaknya dalam jumlah banyak," tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved