Breaking News:

Berita Karangasem

Disperindag Karangasem Akan Tertibkan Pembuatan Arak Gula, Ini Penyebabnya

Sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) No. 1 Tahun 2020 tentang tata kelola Minuman Fermentasi dan atau Distilasi khas Bali, yang sudah diberlakukan.

Istimewa
ilustrasi - arak Bali 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem segera akan menertibkan pembuatan arak gula yang merebak di Bumi Lahar.

Sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) No. 1 Tahun 2020 tentang tata kelola Minuman Fermentasi dan atau Distilasi khas Bali, yang sudah diberlakukan.

Bupati Karangasem, I Gede Dana, mengatakan, pemerintah bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Karangasem akan segera turun menertibkan produsen arak gula. Dasar penertiban yakni  Pergub Nomor 1 Tahun 2020. Dan banyaknya  keluhan dari petani arak tradisional (lokal).

"Dengan adanya  Pergub Nomor 1 tahun 2020 itu, kami akan betul-betul menjalankan dengan baik,”kata I Gede Dana, Sabtu 1 Mei 2021.

Baca juga: Kebakaran Rumah Milik Nyoman Rurus, Damkar Karangasem Kerahkan 14 Personel Padamkan Api

Merebaknya pembuatan arak gula berdampak kepada petani arak tradisional (lokal).

Bahkan bisa berdampak ke penutupan pembuatan arak tradisional di rumah.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karangasem ini mengatakan, arak tradisional harus dilestarikan.

Pembuatan arak tradisional merupakan adat istiadat yang harus dipertahankan.

Pemeritantah daerah akan pertahankan sesuai pergub yang ditentukan.

"Kita akan turun dengn Disperindag untuk penertiban,"janjinya.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved