SOSOK dan Profil Kolonel Iwa, Eks Komandan KRI Nanggala-402, 26 Tahun Mengabdi, Kini Terbaring Sakit
Iwa sakit karena terlalu lama bertugas berlayar di kapal selam, sudah 26 tahun.
"Selain adik saya, ternyata sebagian besar rekan-rekannya juga sama, menderita kandungan zat besi saat bernapas di kapal selam selama bertugas.
Saya berharap pemerintah lebih meperhatikan kesejahteraan pasukan khusus kapal selam yang selama ini mengabdi, tapi kondisinya memprihatinkan," ujar Anton.
Anton mengaku mendapatkan cerita tersebut karena dahulu banyak rekan-rekan Iwa yang berkumpul di rumahnya.
Mereka sering bercerita marabahaya yang kerap dihadapi pasukan kapal selam.
Baca juga: Sosok dan Profil Suheri, Satu-satunya PNS yang Turut Gugur di KRI Nanggala-402, Ternyata Ahli Ini
Atas kondisi adiknya, Anton juga mengaku ada rasa kecewa.
Sebab dia melihat prajurit lain di luar kapal selam tidak mengalami risiko besar, tapi memiliki karier yang lebih baik.
"Sedangkan mereka yang bertugas di luar kapal selam meraih sukses karirnya.
Bukan apa-apa, ini saya sakit hati sebagai kakak kandung dan merasakan," kata Anton.
Meski demikian, Anton mengetahui bahwa para prajurit memang sudah siap untuk menghadapi segala risiko untuk menjalankan tugas negara.
"Mereka tahu risikonya begitu, karena sudah mengemban tugas negara.
Betul-betul jiwa dan raganya diberikan, menjaga kedaulatan negara," kata dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 26 Tahun Kolonel Iwa Mengabdi Menjaga Lautan, Kini Tubuhnya Kurus hingga Jual Rumah untuk Berobat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mantan-komandan-satuan-kapal-selam-tni-al-kolonel-laut-p-iwa-kartiwa.jpg)