Breaking News:

KKB Papua Dicap Teroris, OPM Ancam Musnahkan Pendatang, Brigjen Rusdi: Masyarakat Tak Perlu khawatir

TPNPB-OPM melayangkan ancaman akan memusnahkan para pendatang di Papua.

Facebook/TNPNB
KKB Papua. 

TRIBUN-BALI.COM - Simak update terbaru KKB Papua setelah dicap sebagai organisasi teroris.

OPM melalui Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) melayangkan ancaman akan memusnahkan para pendatang di Papua.

Ancaman ini merespons keputusan pemerintah Indonesia yang menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai teroris.

"Jika Indonesia melanjutkan teror dan genosida terhadap penduduk sipil Papua Barat (seperti yang telah terjadi hampir 60 tahun) dan komunitas internasional tidak ikut campur."

"TPNPB-OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang menduduki Papua."

"Tetapi juga orang ilegal dan pemukim lainnya yang mencuri tanah adat dan sumber daya orang Papua Barat," ujar Amatus Akouboo Douw, Dewan Diplomatik TPNPB-OPM yang berbasis di Australia, lewat keterangan tertulis, Minggu, 3 Mei 2021.

Baca juga: KKB Dilabeli Teroris, Irjen Mathius: Kita Melakukan Soft Approach

Baca juga: 6 KKB Papua Kian Aktif Lakukan Kekerasan, TNI dan Polri Berusaha Tangkap Hidup-hidup, Ini Alasannya

Seperti dilansir dari Warta Kota, keterangan tersebut diteruskan oleh Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom.

Menurut OPM, kata Sebby, selama ini justru TNI/Polri yang meneror, mengintimidasi, dan melakukan genosida di Papua selama 59 tahun.

Jika pemerintah benar-benar membuat Perpres atau undang-undang terkait label teroris bagi OPM, maka mereka akan melapor ke PBB dan mendeklarasikan kampanye global bahwa Indonesia adalah negara teroris.

Baca juga: 400 Pasukan Setan Diterjunkan Buru KKB Papua, Ini Kehebatan Pasukan Elit TNI Yonif 315/Garuda

Polri imbau tak perlu khawatir

Halaman
1234
Editor: Kambali
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved