Breaking News:

Berita Denpasar

Pemilahan Sampah di Hulu Tak Berjalan Baik, Pemkot Denpasar Kekurangan Armada Pengangkut

Penerapan pemilahan sampah di hulu yang dilaksanakan Pemkot Denpasar tak berjalan baik.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi pengangkutan sampah di Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penerapan pemilahan sampah di hulu yang dilaksanakan Pemkot Denpasar tak berjalan baik.

Hal ini karena desa masih kekurangan alat pengangkut sampah motor cikar (moci) untuk pengangkutan sampah organik dan non organik. 

Pemilahan sampah di hulu ini telah digagas Pemkot Denpasar sejak 1 Januari 2019 lalu dan hingga kini, baru 6 desa yang menjadi percontohan pertama.

Baca juga: Kebakaran Sampah di TPS Desa Culik Bali, Warga Tergganggu karena Asap & Debu Berhembus ke Permukiman

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa mengatakan, program pemilahan sampah yang dilakukan ini bertujuan untuk antisipasi sampah yang membludak ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Suwung.

Apalagi saat ini TPA Suwung sudah penuh.

Namun, menurut Wirabawa, kendala yang dihadapi saat ini adalah alat pengangkut sampah rumah tangga.

Baca juga: Polda Bali Ungkap Tindak Pidana Narkotika di Depo Pembuangan Sampah Sementara di Serangan Bali

Walaupun saat ini sudah menggunakan sistem swakelola, namun pengangkutan sampah yang dipilah masih menggunakan satu angkutan moci pada setiap banjar.

Sehingga, satu moci tersebut harus melakukan pengangkutan berkali-kali dan bergilir. 

“Karena sampai saat ini untuk pengadaan moci masih belum ada anggaran maka pengangkutannya dilakukan bergilir, misal satu hari mengangkut sampah yang organik, besoknya baru yang non organik. Jadi satu moci dimanfaatkan untuk dua kali angkut secara bergilir,” katanya, Selasa 4 Mei 2021.

Baca juga: Pengolahan Sampah Jadi Pupuk di Desa Adat Bindu Badung Bali, Dimanfaatkan Subak Setempat

Gustra menambahkan meskipun kekurangan alat pengangkut, namun ia berharap masyarakat bisa memilah sampah dari rumah tangga dengan memisahkan antara sampah organik dan nonorganik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved