Breaking News:

Berita Bangli

Vaksinasi Lansia di Bangli Mencapai 22,87 Persen

Ratusan lansia di Desa Belantih, Kintamani, Bangli, Bali telah mendapatkan vaksin corona. Ada yang mendapatkan vaksin dosis pertama, dan adapula yang

Istimewa
Pelaksanaan vaksinasi lansia di wilayah Kintamani, Bangli, Rabu 5 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Ratusan lansia di Desa Belantih, Kintamani, Bangli, Bali telah mendapatkan vaksin corona.

Ada yang mendapatkan vaksin dosis pertama, dan adapula yang telah mendapatkan dosis II.

Berdasarkan data, total lansia yang divaksin di Desa Belantih sebanyak 143 orang.

125 orang diantaranya mendapatkan dosis pertama, dan 18 orang telah mendapatkan dosis kedua.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dipantau lansung oleh anggota Kodim 1626/Bangli.

Dandim Bangli, Letkol Inf I Gede Putu Suwardana mengungkapkan, monitoring kegiatan pemberian Vaksinasi Covid-19 ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat agar pelaksanaannya berjalan aman, kata Dandim.

Pihaknya berharap, penerima vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah di masa pandemi.

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan DIrgayusa mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi lansia saat ini telah mencapai 5.375 orang atau sekitar 22,87 persen dari total target sebanyak 23.493 orang.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Lansia di Bangli Masih di Bawah 20 Persen

Nadi menegaskan, vaksinasi ini terus digalakkan dari fasilitas kesehatan di masing-masing kecamatan.

“Selain vaksinasi bagi lansia, kami juga terus mengupayakan penuntasan vaksinasi bagi petugas public yang saat ini, berdasarkan data sudah mencapai 96,59 persen,” ujarnya Rabu 5 Mei 2021.

Berkaitan dengan vaksinasi, lanjutnya, pihaknya kini juga telah menuntaskan persiapan vaksinasi di tujuh desa yang dicanangkan menjadi zona hijau.

Kegiatan vaksinasi akan dimulai pada tanggal 6 Mei, yang rencananya dimulai pukul 07.30 wita.

“Persiapan tempat sudah semuanya. Hari ini sudah dibuat. Selain itu penetapan tenaga dan pemberian informasi ke sasaran juga disampaikan. Sehingga besok tinggal menunggu kedatangan dan proses vaksinasi,” ungkapnya.

Sedangkan disinggung mengenai sebaran virus corona di Bangli, Dirgayusa menyebut berdasarkan update data terbaru diketahui penambahan 11 kasus.

Sehingga secara akumulasi jumlah kasus positif covid-19 di Bangli tercatat sebanyak 2342 kasus. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved