Mudik Lebaran 2021

Terminal Mengwi Badung Sepi, Erwin: Penumpang yang Berangkat Akan Menjalani Pemeriksaan Dokumen

TERMINAL Tipe A Mengwi yang berada di Kabupaten Badung, Bali, tetap melayani penumpang saat larangan mudik Lebaran

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Loket penjualan tiket di Terminal Tipe A Mengwi terlihat sepi pada Kamis 6 Mei 2021 - Terminal Mengwi Badung Sepi, Erwin: Penumpang yang Berangkat Akan Menjalani Pemeriksaan Dokumen 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - TERMINAL Tipe A Mengwi yang berada di Kabupaten Badung, Bali, tetap melayani penumpang saat larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Kendati demikian semua Perusahaan Otobus (PO) sepertinya malah memilih meliburkan diri.

Pasalnya dari pantauan di lokasi, Kamis 6 Mei 2021 pukul 16.00 Wita tidak ada PO yang menjual tiket pada loket yang tersedia.

Bahkan pada terminal keberangkatan maupun kedatangan terlihat sepi penumpang.

Baca juga: 14 Travel Gelap Batal Mudik, Hari Pertama Penyekatan Keluar Bali

Termasuk juga para pedagang pada ruang tunggu di keberangkatan juga tidak ada yang buka.

Kendati demikian, aparat kepolisian dari Polres Badung dan Polsek Mengwi tetap melakukan penjagaan ketat pada posko yang dibuat di sebelah lobi terminal kedatangan.

Termasuk petugas rapid juga tetap stand by di lobi kedatangan terminal.

Namun sejatinya pihak terminal tetap memberikan pelayanan, hanya untuk masyarakat yang masuk dalam kategori dikecualikan seperti yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 13/2021 dan PM Nomor 13/2021.

Bus AKAP yang melayani penumpang dengan ketentuan itu akan dipasangi stiker khusus dari Kementerian Perhubungan.

Sebelum dipasangi stiker para PO terlebih dulu mendaftarkan diri pada Kementerian Perhubungan.

"Jadi selain persyaratan khusus, penumpang yang berangkat melalui Terminal Mengwi akan menjalani pemeriksaan dokumen, seperti surat izin keluar masuk (SIKM) dan surat keterangan bebas Covid-19," ujar Kordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Mengwi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Bali, Achmad Erwin Rahadi SH, Kamis.

Dia mengakui, daftar manifes penumpang itu akan ditandatangani dan distempel basah oleh kepala Terminal Mengwi. Setelah itu bus boleh keluar terminal untuk berangkat ke tujuannya.

Jika merujuk pada SE Satgas Nomor 13/2021 dan PM Nomor 13/2021, pengecualian larangan mudik berlaku untuk layanan distribusi logistik, untuk bekerja dan perjalanan dinas, ibu hamil, kedukaan, ibu bersalin dengan pendampingan dua orang.

Selain itu, terdapat prasyarat yang harus dipenuhi dari instansi pekerja seperti PNS, BUMN, BUMD, TNI/Polri diberikan dari pejabat eselon II dengan tanda tangan langsung.

"Sekarang penumpang diwajibkan membawa surat jalan. Baik itu dari desa setempat maupun instansi tertentu," ungkapnya.

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik 2021, Hanya Ada 13 Jadwal Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali

Pihaknya mengakui jika ada ditemukan PO beroperasi dengan menjual tiket online dan penumpangnya tidak dilengkapi surat perjalanan alias mudik, pihaknya akan menunda keberangkatan bus tersebut.

Bahkan dalam hal tersebut pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian dari Polres Badung.

"Sekarang juga dilakukan penyekatan dan pengetatan pada posko terpadu yang ada di Terminal, dalam rangka pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H atau tahun 2021," katanya. (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved