Breaking News:

Berita Bali

Hadir Sebagai Bintang Tamu, Seniman I Putu Adi Sujana Bagikan Pengalaman Selama Menggeluti Kesenian

Adapun prestasi yang pernah diraihnya, yakni Juara Jauk Keras dan Manis dalam PKB tahun 1995, dan juga Juara Tari Matah Gede di Denpasar, dan Juara

Tribun Bali/Karsiani Putri
I Putu Adi Sujana atau yang biasa dipanggil Tuyik hadir sebagai bintang tamu dalam acara Makedekan Ajak Clekontong Mas, Minggu 9 Mei 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Clekontong Mas kembali menghibur masyarakat melalui acara Makedekan Ajak Clekontong Mas pada Minggu 9 Mei 2021.

Dalam acara tersebut menghadirkan I Putu Adi Sujana atau yang biasa dipanggil Tuyik.

I Putu Adi Sujana merupakan seorang seniman Topeng yang berasal dari Denpasar, Bali.

Dan pada tahun 2003 mulai menggeluti bidang Calonarang.

Baca juga: Penyanyi Ayu Saraswati Hadir Sebagai Bintang Tamu, Apresiasi Kreativitas Grup Lawak Clekontong Mas

Adapun prestasi yang pernah diraihnya, yakni Juara Jauk Keras dan Manis dalam PKB tahun 1995, dan juga Juara Tari Matah Gede di Denpasar, dan Juara Topeng Pajegan dalam PKB pada tahun 2005.

Semua hal tersebut dirinya sampaikan dalam acara Makedekan Ajak Clekontong Mas.

"Saya berbangga sekali dengan adanya kepedulian dari Clekontong Mas, Yamaha, dan Tribun Bali ini karena dengan adanya apresiasi ini sangatlah membantu seniman, khususnya para seniman yang dalam kondisi Covid-19  selama dua tahun ini sudah lama tidak bisa berkarya dan satu sisi Yadnya yang dibatasi," ucap I Putu Adi Sujana.

Pria kelahiran 8 Oktober 1971 ini menuturkan bahwa dirinya saat ini dipercaya untuk membina Topeng Prembon dan Arja untuk pelaksanaan PKB tahun 2021.

Selain itu, dirinya pun aktif memberikan pelatihan menari dan latihan vocal bertempat Jalan Ceko Maria Gang Umasari Denpasar, Bali.

"Walaupun kita tidak bisa keluar rumah dan beraktivitas sebebas sebelum pandemi Covid-19, kita masih bisa tetap berkarya.

Mungkin satu sisi kita harus bisa mencoba aplikasi modern untuk tetap berkarya dan melestarikan apa yang menjadi tujuan dari penglisir-penglisir kita terdahulu," ungkapnya. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved