Breaking News:

Israel

Komisi HAM PBB Sangat Prihatin Atas Bentrokan antara Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Sejauh ini bentrokan tersebut menyebabkan 22 orang tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Editor: DionDBPutra
AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI
Aparat kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, JENEWA - Komisi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) pada Selasa 11 Mei 2021 mengatakan sangat prihatin atas meningkatnya bentrokan antara Israel dan Palestina di Yerusalem timur.

Sejauh ini bentrokan tersebut menyebabkan 22 orang tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

"Kami mengecam semua kekerasan dan segala hasutan untuk melakukan kekerasan dan perpecahan etnis serta provokasi," kata juru bicara Kantor HM PBB, Rupert Colville kepada wartawan di Jenewa.

Colville mengatakan, pasukan keamanan Israel harus memberikan kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul.

Baca juga: Israel Berbaik Hati Beri 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 bagi Warga Palestina

Baca juga: Tragedi Mengerikan Melanda Israel, 45 Orang Tewas Terinjak-injak Saat Perayaan di Gunung Meron

"Tidak boleh ada tindakan terhadap mereka yang menggunakan haknya secara damai," ucap juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM tersebut.

Menurut dia, ketika penggunaan kekuatan diperlukan, itu harus sepenuhnya sesuai standar HAM internasional.

Colville menyatakan, kepala kantor HAM PBB Michelle Bachelet sangat prihatin tentang dampak kekerasan terhadap anak-anak. Anak-anak yang ditahan harus dibebaskan.

"Semuanya harus tenang," tambah Colville.

Pasukan Israel dan Hamas terlibat baku tembak pada Selasa 11 Mei 2021 yang menewaskan 22 warga Palestina di Gaza.

Bentrokan Palestina dan Israel yang terbaru ini dipicu oleh kerusuhan ketika Masjid Al Aqsa diserang pada Jumat terakhir bulan Ramadan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved