Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Israel

UPDATE Konflik Israel Palestina: Ketika Iran Dituding Bantu Hamas dan Negara-negara Arab Justru Diam

UPDATE Konflik Israel Palestina: Ketika Iran Dituding Bantu Hamas dan Negara-negara Arab Justru Diam

Editor: Widyartha Suryawan
AFP PHOTO/MOHAMMED ABED via KOMPAS.COM
Asap mengepul dari gedung Hanadi di Gaza City pascaserangan udara yang dilakukan pasukan Israel pada 11 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Konflik Israel Palestina kembali memanas sejak bulan Ramadhan lalu.

Muncul tudingan bahwa Hamas yang tiada lain merupakan kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza mendapat bantuan persenjataan dari pihak luar.

Terlebih lagi, kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza dinilai telah mencapai kemajuan signifikan dalam teknologi persenjataan.

Bahkan Hamas sudah bisa menyerang Israel jauh lebih ke dalam, mencakup Tel Aviv, Lod, bahkan mendekati Yerusalem.

Padahal secara historis, kelompok Hamas hanya mengandalkan roket Qassam jarak pendek, yang memiliki jangkauan sekitar 6 mil (9,6 km) untuk menyerang Israel.

Namun dalam serangan ke Israel terbaru, Hamas telah menggunakan roket jarak menengah dengan jangkauan 25 mil, serta roket M-75 dan J-80 dengan jangkauan yang lebih jauh, yaitu antara 50-60 mil (80,5 km - 96,5 km).

Siapa berada di belakang Hamas?

Baca juga: Menilik Awal Mula Konflik Israel Palestina: Efek Keganasan Hitler hingga Jalan Panjang Perdamaian

Dilansir dari The Sun pada Sabtu (15/5/2021), pejabat intelijen Barat meyakini Iran telah memainkan peran kunci dalam konflik Palestina dan Israel dengan membantu mengembangkan senjata Hamas, kelompok militan Palestina.

Di mata Amerika, Israel dan sekutunya, Iran dianggap sebagai sponsor teror di Timur Tengah. Berbagai sanksi dijatuhkan Paman Sam Cs kepada negeri Mullah tersebut.

Aparat kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021.
Aparat kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021. (AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI)

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan Arab Saudi, Qatar, UEA, dan sejumlah sekutu AS di kawasan tersebut.

Di bidang militer misalnya, Amerika Serikat "memberikan" persenjataan kelas 1 kepada mereka. Mulai F-15 untuk Arab Saudi hingga jet tempur siluman F-35 kepada UEA.

Kembali ke Iran, bukan rahasia jika Iran jualah yang menjadi penyandang dana dan persenjataan milisi Hizbullah di Lebanon. Milisi yang kekuatannya jauh di atas Angkatan Bersenjata Lebanon.

Baca juga: Joe Biden Telepon Presiden Palestina, Hamas Sudah Luncurkan 2.300 Roket ke Israel sejak 10 Mei

"Bantuan Iran kepada kelompok milisi di Gaza telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam hal jangkauan, keakuaratan, serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan," kata ujar pejabat intelijen Barat yang tak bersedia disebut namanya, seperti dilaporkan kembali The Sun, Minggu (16/5/2021).

Dia yakin para pakar Hamas berkunjung secara rutin ke Iran dan mendapat pelatihan memproduksi dan mengoperasikan sistem persenjataan canggih. Kunjungan tersebut mencakup pemeriksaan fasilitas produksi roket milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Dukung Palestina
Iran selama ini dikenal sebagai negara yang secara terbuka mendukung Palestina. Meski secara ideologi memiliki perbedaan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved