Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kapal Selam Hilang Kontak

Bagian Badan Tekan KRI Nanggala 402 Diduga Berada di Dalam Kawah Dasar Laut

Laksda TNI Iwan menambahkan Kapal Tan Suo-2 melaksanakan penyelaman-penyelaman diantaranya dive operation pertama yakni tugasnya melaksanakan investig

Tayang:
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pangkoarmada II bersama Atase Tiongkok sampaikan informasi terkini hasil pencarian dan evakuasi KRI Nanggala-402 - TNI AL Dibantu Kapal China Berhasil Angkat Liferaft dan Komponen Kecil Lainnya dari KRI Nanggala-402 

"Tugas salvage ini tidaklah mudah, karena mengangkat barang yang begitu besar dari kedalaman 839 meter. Dan tidak dilaksanakan langsung pengangkatannya oleh manusia tapi menggunakan robotik maka memerlukan waktu yang cukup lama dan panjang," imbuh Laksda TNI Iwan Isnurwanto.

Pangkoarmada II kembali menegaskan lokasi badan tekan (pressure hull) belum ditemukan kami hanya memperkirakan mungkin posisinya ada disitu (kawah) kalaupun kami mengetahui pastinya ada disana.

Bantu Evakuasi KRI Nanggala-402, Dua Kapal AL China Tiba di Perairan Bali

SOSOK dan Profil Kolonel Iwa, Eks Komandan KRI Nanggala-402, 26 Tahun Mengabdi, Kini Terbaring Sakit

"Tapi kami sampai sekarang belum tahu dan ini adalah lumpur sehingga bisa mungkin dia (badan tekan) tertimbun oleh lumpur tapi saat ini pun pencarian menggunakan side scan sonar tidak bisa mendeteksi. Apakah personilnya atau 53 awak disana? Dengan tidak ada temuannya personel pengawaknya maka kemungkinan pun akan ada disana (badan tekan)," tuturnya.

Operasi salvage ini belum dapat dipastikan akan berakhir kapan karena kondisi seperti sekarang, tetapi menurut Pangkoarmada II kemampuan mereka (Militer China) untuk mengangkat bow section, sail section dan stern section kurang lebih dua sampai tiga hari ditambah tiga hari cadangan.

"Saya minta mungkinkah tanggal 26 Mei 2021 adalah merupakan batas waktu untuk pelaksanaan operasi ini? Mereka belum bisa menjawab, dan sudah kami laporkan kepada Pimpinan tentang hal tersebut. Mungkin operasi akan sampai akhir bulan Mei ini, setelah itu kita akan berkomunikasi secara intensif bagaimana jalan keluar yang akan dilaksanakan," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved