Breaking News:

Berita Bangli

PPDB 2021 SD dan SMP di Bangli Akan Gunakan Aplikasi Khusus

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dijadwalkan berlangsung akhir bulan Juni.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kabupaten Bangli I Wayan Gede Wirajaya 

TRIBUN-BALI,COM, BANGLI – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dijadwalkan berlangsung akhir bulan Juni.

PPDB tahun ini rencananya akan dilaksanakan secara online, menggunakan aplikasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kabupaten Bangli I Wayan Gede Wirajaya belum lama ini.

Ia mengatakan, pola pendaftaran non tatap muka, sejatinya sudah dilakukan sejak tahun 2020.

“Karena saat itu sedang masa pandemi, sehingga sekolah membuka layanan pendaftaran melalui WA (whatsapp). Tujuannya untuk menghindari kerumunan serta memutus rantai penyebaran covid-19. Jadi dokumen pendaftarannya discan, dan dikirim via WA,” jelasnya.

Sementara pada tahun ini, lanjut Wirajaya, Disdikpora Bangli akan menggunakan sistem aplikasi khusus untuk pendaftaran secara online.

Ini Proses PPDB 2021 di Tabanan Bali, SMP Daftar Online, SD Didaftarkan Kelian Banjar

Daftar PPDB Bangli Pakai Aplikasi, SMP di Tabanan Online, SD Didaftarkan Kelian Banjar

PPDB Selalu Jadi Masalah, Komisi IV DPRD Bali Panggil Disdikpora Bali

Sistem ini baru pertama kali diterapkan di Bangli.

“Sistem aplikasi PPDB ini khusus untuk Bangli, bukan menggunakan sistem dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Alasan Disdikpora Bangli tidak memanfaatkan sistem dari pemerintah pusat, lantaran dinilai terlalu banyak syarat yang harus dipenuhi.

Disisi lain, pihaknya juga khawatir terjadi gangguan server, karena banyak diakses dalam waktu bersamaan.

“PPDB kan bersifat nasional, kalau kita pakai sistemnya pusat dikhawatirkan sistemnya down. Mudah-mudahan (aplikasi PPBD Bangli) berhasil diterapkan tahun ini, untuk prosesnya sedang dalam pengerjaan,” harapnya.

Sementara disinggung kesiapan sekolah pada PPDB 2021, mantan Kasek SMPN 7 Kintamani itu menegaskan, sesuai dengan SKB empat Menteri bahwa pada awal bulan Juli seluruh sekolah wajib buka.

“Kami tetap berpedoman pada SKB empat Menteri. Bahwa pada tahun ajaran baru, siap tidak siap, seluruh sekolah harus sudah buka,” tandasnya.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved