Berita Tabanan
Antisipasi Permainan Tengkulak Pasca Panen, Bupati Tabanan Akan Garap Perbub Stabilitas Harga Pangan
Permasalahan harga jual dibeli murah oleh tengkulak memang menjadi momok yang belum memiliki solusi permanen hingga saat ini.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
"Bayangkan saja, per tahun hasilnya 5.500 ton. Kalau saja harganya stabil diangka Rp 28.000 per kilogram uang sudah beredar Rp 154 miliar per tahun. Ini baru kopi mentah, belum harga kopi yang sudah dikemas," ungkapnya.
Sanjaya menegaskan, berkaca dari pengalaman tersebut pihaknya akan serius untuk menjaga kestabilan harga kedepannya.
Keseriusan tersebut dalam artian mebuatkan aturan khusus.
Ketika sudah jalan nantinya, Bumdes dan Perusda harus berusaha ikut menjaga kestabilan harga tersebut agar tidak dimainkan tengkulak.
"Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Pak Gubernur agar Pemprov Bali juga mendukung kestabilan harga pangan tersebut. Entah di permodalan atau nanti bagiamana sehingga kestabilan harga pangan petani di Tabanan tidak rendah," tegasnya.(*)
Artikel lainnya di Berita Tabanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-tabanan-pemaparan-visi-misi-bupati-dan-wakil-bupati.jpg)