Breaking News:

Berita Bali

Panglima TNI Soroti PPKM Skala Mikro di Bali, Sebut Tingkat Kepatuhan Masyarakat Capai 90 Persen

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Evaluasi membahas tentang evaluasi PPKM.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
ist
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak mengikuti rapat evaluasi PPKM di Markas Kodim 1619/Tabanan, Selasa 25 Mei 2021. Dok. Pendam IX/Udayana 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Evaluasi membahas tentang evaluasi Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Rapat tersebut digelar secara virtual yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada Selasa 25 Mei 2021. Sementara Pangdam IX/Udayana mengikuti dari Markas Kodim 1619/Tabanan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali, Panglima TNI menekankan tentang sosialisasi dari Pemerintah Daerah untuk melaksanakan isolasi mandiri bagi para pemudik.

"Untuk penyekatan, agar dilakukan dengan tidak mengurangi indeks mobilitas, karena saat ini indeks mobilitas tinggi dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga harus memahami mana yang harus dilakukan penyekatan namun tidak mempengaruhi indek mobilitasnya," terang Panglima TNI.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan agar mobilitas sektor-sektor esensial tidak sampai terganggu dengan adanya penyekatan pergerakan masyarakat. 

Pangdam Pimpin Sertijab dan Tradisi Laporan Korps Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Ini Pejabat Barunya

Beri Pengarahan, Pangdam IX/Udayana Pesankan Ini untuk Prajurit yang Bertugas di Papua

Data kepatuhan protokol kesehatan di setiap provinsi yang sudah masuk ke Mabes TNI dapat dipublikasikan ke media.

"Titik beratnya adalah daerah yang memiliki kepatuhan tinggi seperti Bali. Bali sudah 90 persen, bagus sekali, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, itu rata-rata 90 persen. Hal ini akan mendapat perhatian dari pejabat setempat, sehingga ditindaklanjuti dengan langkah berikutnya," ungkap Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro kepada seluruh aparat teritorial atas pelaksanaan PPKM berskala mikro yang sangat efektif dalam pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Kita mengetahui bahwa beban tugas Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga ini sangat berat, tugas kita selaku pimpinan terus memperhatikan para prajurit kita di lapangan terkait dengan permasalahan yang menjadi nafkah mereka, sehingga mereka juga akan memberikan yang terbaik untuk kita dan untuk masyarakat," jelas Panglima TNI.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, pihaknya berkoordinasi dengan Kemenhub dan Kemenkes agar melaksanakan Vaksinasi dengan perbantuan tenaga kesehatan dari TNI dan Polri di wilayah kedatangan WNA dan WNI dari luar negeri.

"Saya sampaikan TNI siap untuk melaksanakan vaksinasi dengan cara jemput bola, karena TNI mempunyai tempat dan fasilitas yang bagus untuk mengumpulkan mereka, tentunya juga mempunyai sarana kendaraan untuk menjemput mereka untuk kita laksanakan vaksinasi," tutup Panglima TNI.

Adapun vidcon tersebut dihadiri juga oleh Kasdam IX/Udayana, Danrem 163/WSA, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana dan Karumkit Tk. II Udayana. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved