Breaking News:

Penemuan Mayat di Denpasar

Tim KIPI Denpasar Selidiki, Terkait Abdul yang Meninggal Diduga Setelah Vaksin Covid-19

Tim KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) Kota Denpasar adakan penyelidikan terkait ditemukannya jenazah diduga terkena KIPI atas nama Muhammad Abdul

Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Sri Armini ketika ditemui pada, Selasa 25 Mei 2021 - Tim KIPI Denpasar Selidiki, Terkait Abdul yang Meninggal Diduga Setelah Vaksin Covid-19 

"Saya tidak tahu ya kenapa tidak diautopsi karena itu bukan kewenangan saya untuk menjawab. Sebelum vaksin Covid-19 kan ada screening kesehatan. Sudah dicek apakah dia ada hipertensi, diabetes, gagal jantung, vertigo. Semua dicek dan sudah tentu ketika divaksin sudah memenuhi syarat. Dan waktu itu yang bersangkutan memenuhi syarat waktu itu tensinya di bawah 180 dan untuk suhu tubuh juga sudah memenuhi persyaratan," paparnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu petugas yang sedang melakukan penyelidikan di lapangan. Dan petugas-petugas tersebut terdiri dari Komda KIPI dan juga beberapa tim ahli.

"Kalau data yang didapatkan sudah lengkap baru ke Komnas. Makanya saya tahu dia sudah terskrining karena sudah saya tanyakan ke petugasnya. Kan tensinya diperiksa. Mana bisa dia tidak jujur. Artinya secara SOP korban sudah memenuhi syarat untuk divaksin," katanya.

Seperti diberitakan, Muhammad Abdul Malanua (42) yang tinggal di Jalan Pulau Sebatik, Dusun Batu Bintang, Dauh Puri Kelod, Denpasar ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya itu, Senin 24 Mei 2021 pagi.
Kematian warga Gorontalo itu meninggalkan misteri karena adanya informasi bahwa Abdul meninggal diduga karena baru selesai divaksin Covid-19 di Dusun Bumi Banten, Desa Dauh Puri Kelod, Sabtu 22 Mei 2021 lalu.

Artinya, Abdul diduga meninggal sebagai korban KIPI.

Ketika dikonfirmasi, Komda KIPI Kota Denpasar, dr Kadek Suarca mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan investasi.

"Masih diinvestigasi dulu oleh tim," ungkapnya, Selasa.

Ia juga berharap semoga hasil dari penyelidikan terkait kasus KIPI ini bisa secepatnya segera terungkap.

"Diharapkan secepatnya khan harus dibahas oleh para expert di Komda dan Komnas," lanjutnya.

Dokter Suarca mengatakan, nantinya yang akan mengumumkan hasil penyelidikan KIPI di Provinsi Bali adalah Komnas KIPI.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved