Ziarah Umat Hindu Bali dari Pura Pulau Menjangan ke Candi Prambanan
Puluhan orang umat Hindu dari Pura Pulau Menjangan, Bali, mengikuti acara doa bersama Puja Bakti di Kompleks Candi Prambanan
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Puluhan orang umat Hindu dari Pura Pulau Menjangan, Bali, mengikuti acara doa bersama Puja Bakti di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Jumat 21 Mei 2021 lalu.
Kegiatan ini dilakukan dengan protokol kesehatan ketat serta disertakan surat keterangan sehat dari instansi terkait.
Rombongan yang dipimpin oleh Prabu Gde ini bertandang ke Candi Prambanan, untuk memohon kepada Dewa Siwa untuk kedamaian serta memberi kekuatan pada Ibu Pertiwi.
Puja Bakti untuk Ibu Pertiwi dilakukan dengan mempersembahkan nasi bumi kepada Ibu Bumi untuk menguatkan Bumi Pertiwi.
Baca juga: Toleransi Beragama, Inspirasi dari Candi Prambanan
"Saya memohon kepada Dewa Buddha di Borobudur dan Dewa Siwa di Prambanan untuk menguatkan bumi Nusantara. Semoga dengan persembahan ini, situasi akan semakin membaik," terang Prabu Gde, dalam keterangan tertulisnya yang diterima tribunbali.com, Selasa 25 Mei 2021 melalui PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko atau PT TWC.
Di area zona tengah Candi Prambanan, rombongan duduk bersila seraya menyalakan dupa dan merapalkan doa dengan konstan.
Sementara, persembahan diletakkan di bawah undukan batu Candi Perwara yang belum dipugar.
Candi yang dibangun sekitar 850 Masehi oleh Rakai Pikatan ini menjadi tempat sempurna untuk melakukan ziarah serta doa bersama.
Baca juga: Cerita Juru Pugar Candi di Jawa Tengah, Tak Boleh Sembarang Batu Bisa Digunakan Memugar
Sarana yang memadai serta suasana yang tenang mendukung digelarnya Puja Bakti dengan peserta terbatas.
"Jika situasi sudah normal kembali, kami yakin, umat Hindu dari Bali akan berbondong-bondong melakukan ziarah ke Candi Prambanan," kata Prabu Gde.(*).
Kumpulan Artikel Bali