Breaking News:

Kabar Artis

Abdee Slank Jabat Komisaris Telkom Timbulkan Pro Kontra, Ahmad Dhani: Pilihan Jokowi Tepat

Abdee Slank Jabat Komisaris Telkom Timbulkan Pro Kontra, Ahmad Dhani: Pilihan Jokowi Tepat

Tribunnews.com
Abdee Slank 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA-Penunjukan gitaris Slank Abdi Negara Nurdin alias Abdee Slank sebagai Komisaris Telkom menimbulkan pro dan kontra.

Ada pengamat ekonomi menyatakan tidak setuju, namun sesama musisi mengatakan sangat tepat.

Seberapa pantas sebenarnya seorang Abdee Slank jadi Komisaris? Berikut ulasan Tribunnews.com.

Baca juga: Begini Penampilan Cantik Sophia Latjuba Datangi Pernikahan Mantan Suami Ditemani Abdee Slank

Seperti diberitakan,  PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui Bambang Permadi Brodjonegoro menjadi komisaris utama perseroan. 

Dari daftar yang diterima Tribun, selain Bambang Brodjonegoro selaku eks Menteri PPN, ada juga gitaris Slank Abdi Negara Nurdin dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di posisi komisaris baru Telkom. 

Perombakan jajaran dewan komisaris tersebut dikatakan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah saat konferensi pers usai RUPST.

"RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus dewan komisaris dan dewan direksi perseroan. Terkait perubahan susunan pengurus perseroan, Komisaris Utama Bapak Bambang Permadi Brodjonegoro," ujarnya, Jumat (28/5). 

Baca juga: Tetap Berkarya Ditengah Pandemi Corona, Slank Nyanyikan Pahlawan Jalanan untuk Pengemudi Ojek Online

Ririek menambahkan, sepanjang tahun 2020, Telkom secara aktif terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional melalui dukungan konektivitas, platform, dan aplikasi digital selain juga bantuan sosial.

Meski industri telekomunikasi terdampak atas adanya pandemi Covid-19, Telkom mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 20,8 triliun atau tumbuh double digit 11,5 persen dibandingkan 2019.

Telkom, lanjut Ririek, juga mencatat total pendapatan sebesar Rp 136,46 triliun atau tumbuh 0,7 persen dibandingkan tahun 2019. "Di samping itu, EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 72,08 triliun atau tumbuh 11,2 persen.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved