Breaking News:

Ngopi Santai

Thomas yang Tak Mudah Percaya

Thomas cenderung meragukan segala hal. Skeptis. Tak lekas percaya kalau belum lihat bukti.

Penulis: DionDBPutra | Editor: Ady Sucipto
MICHAEL STEELE / POOL / AFP
Pelatih Chelsea asal Jerman Thomas Tuchel (kanan) duduk bersama keluarganya setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel berkenan memberikan komentar setelah membawa The Blues juara Liga Champions. 

Chelsea meraih trofi paling bergengsi di benua Eropa, Liga Champions. Ini merupakan gelar kedua bagi klub itu setelah musim 2011-2012.

Di final Sabtu malam 29 Mei 2021, Chelsea mengalahkan Manchester City (sang juara liga Inggris) 1-0 lewat gol Kai Havertz pada menit ke-43.

Di level domestik, Chelsea mengakhiri kompetisi Liga Premier di posisi keempat setelah mengoleksi total 67 poin. The Blues hanya beda dua angka dari Liverpool di urutan ketiga.

Maka pantaslah bila Thomas Tuchel begitu berbahagia sampai lepas sepatu saat perayaan kecil bersama anak asuhnya di ruang ganti Estadio Do Dragao, Porto, Portugal.

Dalam video yang beredar terlihat Thomas Tuchel paling terakhir yang masuk ke ruang ganti Chelsea setelah para pemain dan staf.

Thomas buka botol sampanye lalu dia semprotkan ke seluruh pemain.

Skuat Chelsea pun berjingkrak girang mengitari trofi Liga Champions Eropa yang diletakkan di tengah ruang ganti.

Aksi Tuchel tidak berakhir di situ. Setelah semprot minuman, Thomas melepas kedua sepatunya.

Pertama pelatih asal Jerman itu melepas sepatu kanan. Lalu sepatu kiri. Sepasang sepatu itu kemudian dimasukkan Tuchel ke dalam trofi Liga Champions.

Aksi uniknya lagi-lagi disambut teriakan dan lompatan pemain Chelsea. Setelah itu, Reece James Cs bersamaan mengangkat sepatu kiri Thomas Tuchel seperti layaknnya trofi Liga Champions.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved