Breaking News:

Berita Bali

Ukuran Tempe Diperkecil, Produsen di Klungkung & Buleleng Keluhkan Harga Kedelai Tak Kunjung Turun

Ukuran Tempe Diperkecil, Produsen di Klungkung & Buleleng Keluhkan Harga Kedelai Tak Kunjung Turun

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pembuatan tahu di Banjar Gerombong, Desa Sulang, Klungkung, Senin (31/5/2021). Ukuran Tempe Diperkecil, Produsen di Klungkung & Buleleng Keluhkan Harga Kedelai Tak Kunjung Turun. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Para perajin tahu dan tempe di Klungkung, mengeluh dengan terus naiknya harga kedelai di pasaran.

Bahkan sejak Januari 2021 lalu, harga kedelai terus meningkat dan tidak turun-turun.

Para produsen pun terpaksa harus menaikan harga tahu dan mengecilkan ukuran tempe agar tetap dapat berproduksi.

Seperti yang diungkapkan Ariawan, seorang produsen tahu dan tempe di Banjar Gerombong, Desa Sulang, Klungkung.

Ia mengeluh karena harga kedelai tidak kunjung turun sejak Januari 2021.

Ia merinci awal tahun 2021 lalu harga kedelai Rp7000 per kilogram, dan naik menjadi Rp8000 jelang bulan Februari. 

Namun dari Februari ke Maret, harga kedelai kembali melonjak sampai Rp9000 per kilogram. Lalu bulan Maret ke April harga kedelai melonjak menjadi Rp10.000 per kilogram.

"Tidak turun-turun harganya (kedelai), sampai dari setelah lebaran samlai saat ini harganya sudah Rp10.700 per Kilogram," ungkap Ariawan saat ditemui di sentra pembuatan tahu dan tempe di Banjar Gerombong, Desa Sulang, Senin (31/5/2021).

Kondisi itu membuatnya terpaksa harus mengambil resiko untuk tetap bisa berproduksi, atau menekan kerugian. Misal dengan cara menaikan harga atau memperkecil ukuran.

"Sangat terpaksan kami menaikan harga tahu, dan memperkecil ukuran tempe. Situasi saat ini sangat susah. Kami berharap konsumen bisa memaklumi kondisi kami, harga kedelai masih mahal sekali," ungkapnya.

Baca juga: Harga Kedelai Import Naik, Ramdhani Pengusaha Tempe dan Tahu di Buleleng Kurangi Jumlah Produksi

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved