Berita Badung
Petani di Badung Diharapkan Bisa Tanam Padi Dengan Sistem Jajar Legowo
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung sangat berharap para petani bisa melakukan penanaman padi dengan sistem tanam Jajar Legowo.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Noviana Windri
Pada kesempatan tersebut dirinya mengatakan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian sangat tepat dibutuhkan oleh pertanian karena balai tersebut melakukan penelitian terhadap apa yang akan dibutuhkan serta persoalan yang akan muncul dimasa yang akan datang dihadapi oleh para petani.
"Kami ingin hadir di tengah- tengah para petani guna melakukan penanam bibit padi di Subak Delod Sema Sading dengan menggunakan teknologi modern yang bernama Transplanter. Jadi ini sangat menolong petani karena teknologi ini sangat efisiensi waktu dan tenaga karena 1 mesin ini bisa menggantikan 20 orang apabila dikerjakan secara manual dan sistem penanamannya terlihat lebih rapi dan teratur," ujarnya.
• Petani Tanaman Pangan di Banyuwangi Digelontor Bantuan 582 Ton Benih Berkualitas
Acara yang juga dihadiri Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali Drh. I Made Rai Yasa, Kepala Dinas Pertanian itu diharapkan mampu mendorong petani di Badung agar bisa menggunakan teknologi dan penanamannya secara jajar legowo.
Sehingga seluruh petani di Badung menjadi petani yang unggul untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.
"Saya berharap nantinya dengan ditanamnya bibit padi dengan sistem ini hasil pertanian yang didapatkan mampu meningkatkan perekonomian dari para petani," tungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/proses-penanaman-benih-padi-di-lahan-subak-delod-sema-kelurahan-sading.jpg)