Berita Badung

Anak Dibawah Umur Pencuri Pratima di Abiansemal Badung Juga Ngaku Mencuri Perhiasan Ibu dan Neneknya

Selain menyasar pratima, dirinya juga pernah mencuri kalung emas milik Ibunya sendiri dan cincin milik neneknya.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan jajaran reskrim Polsek Petang terkait pencurian pratima di Pura Dalem Mayun di Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemuda dengan inisial Kris BS (17)  asal Abiansemal Badung diamankan jajaran reskrim Polsek Abiansemal karena mencuri pratima (Benda Sakral) di Pura Dalem Mayun di Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal.

Bahkan dari pengakuan pelaku, tidak hanya di pura tersebut dirinya mencuri namun ada beberapa TKP yang disebutkan salah satunya Pura Pemaksan di sebelah barat rumah pelaku, termasuk merajan Gede miliknya sendiri.

Selain menyasar pratima, dirinya juga pernah mencuri kalung emas milik Ibunya sendiri dan cincin milik neneknya.

Barang hasil curiannya itu pun digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dan melakukan modifikasi motor.

Baca juga: Kasus Pencurian Pratima di Pura Dalem Mayun Abiansemal Badung Diungkap, Pelakunya Masih Dibawah Umur

Kapolsek Abiansemal Kompol Ruly Agus Susanto didampingi  Kanit Reskrim Polsek Abiansemal Iptu I Wayan Widastra ,S.H mengakui pelaku selain melakukan pencurian kotak Pratima di Pura Dalem Mayun, di Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, pelaku juga mencuri di beberapa pura lainnya.

"Ada beberapa TKP yang diakui pelaku seperti merajan Gedenya sendiri dan Pura Pemaksan di sebelah barat rumahnya," ujar Kompol Ruly,  Selasa 8 Juni 2021.

Dijelaskan, pertama pelaku mengakui pernah melakukan pencurian kotak Pratima di Merajan selatan rumahnya di Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal.

 Setelah itu pelaku mencuri pratima di merajan gedenya sendiri dan di Pura Pemaksan di sebelah barat rumah pelaku dengan mengambil Pratima  berisikan gelang slaka  (perak), Uang keping bolong asli Bali.

"Jadi yang bisa dijual, dijual oleh pelaku. Sedangkan,Gelang Slaka ( perak ) dibuang dengan menggunakan plastik warna putih di aliran sungai jembatan Desa Sibang, Abiansemal," bebernya.

Selain mencuri pratima, pelaku juga pernah melakukan pencurian Emas berupa Kalung milik Orang tuanya sendiri di rumahnya.

 Selain itu pelaku juga mengakui pernah mencuri Emas berupa Cincin bermata tiga di rumah Neneknya di Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal.

"Jadi emas yang di curi itu  berupa cincin emas bermata 3 milik neneknya, Sekar Jepun Emas, Sekar Cempaka emas milik Pura Dalem Mayun, kalung emas milih Ibunya itu di jual Global secara online," jelasnya.

"Jadi penjualan dengan sistem  COD  di Lumintang Denpasar dan memperoleh Uang sebesar Rp. 1.800.000," imbuhnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Abiansemal Iptu I Wayan Widastra ,S.H menjelaskan untuk di Pura Dalem Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal pelaku tidak hanya mencuri pratima saja, melainkan satu gender wayang, Gong kantilan, dan  TV LED.

Baca juga: Permasalahan Air di Subak Balangan Badung Belum Ada Titik Terang, Sejumlah Instansi Sudah Didatangi

"Jadi total ada 10  daun Gender, 10 daun biji gong kantilan, TV LED 21 Inchi yang berada di Pura Dalem Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal," ungkapnya.

Kendati demikian dijelaskan pelaku yang masih dibawah umur itu kini sudah diamankan beserta barang buktinya seperti  jaket warna hitam,  Honda Vario warna Hitam DK 5933 QH, dua buah Uang kepeng bolong, 10  biji daun Gong Kantil, 10 biji daun Gender, HP pelaku dan tiga  buah pegangan kotak pratima.

"Sementara daei pengakuan pelaku, uang hasil pencurian digunakan untuk biaya sehari-hari dan membeli peralatan modifikasi sepeda motor," tungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved