Sponsored Content
Komisi IV DPRD Gianyar Apresiasi Keseriusan Bupati Made Mahayastra di Bidang Kesehatan
Pasalnya, sejak Made Mahayastra menjabat tahun 2018, Gianyar mengalami perubahan signifikan di bidang kesehatan.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Komisi IV DPRD Gianyar mengapresiasi keseriusan Bupati Gianyar, Made Mahayastra dalam membangun pelayanan kesehatan yang mumpuni di Kabupaten Gianyar.
Pasalnya, sejak Made Mahayastra menjabat tahun 2018, Gianyar mengalami perubahan signifikan di bidang kesehatan.
Bukan hanya karena adanya program Bantuan Kesehatan (BK) yang menggratiskan biaya kesehatan untuk kamar kelas III khusus untuk warga Gianyar.
Tetapi juga di bidang fasilitas kesehatannya.
Baca juga: Angkot Masih Eksis di Tengah Minimnya Pengguna Jasa Transportasi di Gianyar
Hal tersebut terungkap dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), Senin 7 Juni 2021.
Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi kepada Tribun Bali, Selasa 8 Juni 2021 mengatakan, monev yang dilakukan pihaknya di RSUD Sanjiwani dan RSUD Payangan, telah menguatkan kepercayaan anggotanya atas kepemimpinan Made Mahayastra dalam membangun Gianyar.
Dimana, di kedua rumah sakit tersebut, fasilitas kesehatannya sudah sangat canggih. Bahkan tak berlebihan, Ratnadi mengatakan terbaik di Bali.
"Kita patut mengapresiasi keseriusan Bapak Bupati dalam membangun pelayanan kesehatan. Bahkan saya berani katakan, terbaik di Bali," ujarnya.
Di RSUD Sanjiwani, kata Ratnadi, kini telah dibangun gedung baru, dengan kamar dari kelas III hingga VVIP.
Dimana setiap kamar, desainnya sangat mengedepankan kenyamanan dan sterilisasi.
Belum lagi, peralatan-peralatan medis yang terus diperbaharui.
Dan, dengan program kesehatan gratis Gianyar, pelayanan kesehatan di Gianyar menjadi semakin lengkap.
"Tentu dengan hal ini, masyarakat semakin dimanjakan.
Mereka tidak perlu harus mencari rumah sakit lain untuk mendapatkan pelayanan prima. Karena rumah sakit milik pemerintah tidak kalah baiknya.
Baca juga: Dampak Pandemi, Restoran Khusus Turis China di Gianyar Kini Jadi Tempat Upacara Keagamaan
Dengan demikian, selain masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik, pembayaran yang mereka lakukan ketika tidak memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis, akan masuk ke kas daerah, yang nantinya untuk membangun Gianyar. Artinya, dari rakyat untuk rakyat," ujarnya.