Berita Badung
Gaji Petugas KBS di Badung Akan Dipotong 30 Persen
Petugas KBS yang bertugas sebagai sopir, tenaga kesehatan yang lainnya mulai bertanya-tanya akan gaji yang diberikan pemkab dengan kondisi pandemi
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Petugas Krama Badung Sehat (KBS) yang ada di setiap desa di Gumi Keris pakrimik terkait kabar adanya pemotongan gajinya.
Petugas KBS yang bertugas sebagai sopir, tenaga kesehatan yang lainnya mulai bertanya-tanya akan gaji yang diberikan pemkab dengan kondisi pandemi covid-19 ini.
Menyikapi kondisi itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung mengakui terkait gaji dan anggarannya masih dalam pembahasan.
Kendati demikian, pihaknya mengaku untuk gaji dalam pembahasan, memang ada pemotongan 30 persen.
Baca juga: Disperinaker Badung Catat 97 PMI Sudah Berangkat Kerja ke Luar Negeri
“Ini merupakan kebijakan pimpinan. Bahkan semua tenaga kegiatan di Lingkungan Pemkab Badung akan dirasionalisasi dulu, karena pendapatan tidak memadai di tengah pandemi ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta saat dikonfirmasi Kamis 10 Juni 2021.
Pihaknya mengatakan jika semua tenaga kegiatan dipotong, maka juga termasuk kepada petugas KBS dari sopir hingga tenaga kesehatannya.
“Jadi semua kena 30 persen, di KBS kan ada bidan dan perawat, jadi mereka kena juga. Termasuk nanti Jumantik dan tenaga HIV,” bebernya
Pihaknya mengatakan pemotongan 30 persen itu sudah dirancang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Badung (Bappeda).
Pasalnya pemotongan yang dilakukan akan dilakukan sesuai dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Jadi target belanja kan harus disesuaikan semua. Tidak hanya tenaga kegiatan PNS juga kabarnya disesuaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) 50 persen,” tegasnya sembari mengatakan semua sektor ini kena penyesuaian.
Disinggung mengenai jumlah petugas KBS di Badung, dokter asal Desa Sibang Gede, Abiansemal Badung itu mengatakan petugas KBS ada di setiap desa.
Bahkan setiap desa ada sebanyak 6 orang petugas KBS dari sopir hingga tenaga kesehatan.
“Di Badung kan ada 46 desa jadi dikalikan saja 6 totalnya yakni 276 orang petugas KBS itu,” bebernya.
Sayangnya mantan Dirut RSD Mangusada itu tidak merinci berapa nominal yang diterima pegawai KBS.
Baca juga: Disdikpora Badung Ingatkan Sekolah Antisipasi Pencurian Laptop Terjadi Saat Tahun Ajaran Baru
Hanya saja pihaknya mengaku merata dan semuanya sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kadiskes-badung-dr-nyoman-gunartaa.jpg)