Breaking News:

Orang-orang yang Tidak Percaya Virus Corona di Jepang Mulai Menunjukkan Perilaku Tak Biasa

Tak hanya itu, bahkan ada yang percaya bisa mengganjal sinyal 5G sehingga bisa kesulitan mengakses internet gara-gara divaksin.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Pixabay
Ilustrasi virus corona covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Setahun lebih menyebarnya virus Corona di dunia, orang-orang di Jepang mulai ada yang tidak percaya virus Corona dan menunjukkan perilaku aneh. 

Di Jepang, ada orang-orang yang juga menolak untuk divaksin. 

Adapun alasan mereka salah satunya karena vaksin dianggap bisa mengubah DNA manusia. 

Tak hanya itu, bahkan ada yang percaya bisa mengganjal sinyal 5G sehingga bisa kesulitan mengakses internet gara-gara divaksin.

"Jepang terlalu bebas, silakan berkomentar dan berpendapat. Namun belakangan memang sudah sangat keterlaluan," ungkap seorang pejabat pemerintah sumber Tribunnews.com, Rabu 9 Juni 2021. 

Beberapa orang yang tampak aneh tersebut terlihat kemarin siang sekitar jam 13.30 di depan Kementerian Kesehatan Jepang.

Mereka membawa poster yang digantung di lehernya bertuliskan "Corona Bohong".

Di sebelah kanannya seorang wanita juga menuliskan berbagai kata aneh pada papan di dadanya, bahwa vaksin diberikan kepada anak-anak bisa mengubah DNA mereka nantinya.

"Jangan percaya vaksin", demikian tulisan di dadanya.

Bulan Mei 2021 juga kelompok aneh berjumlah sekitar 15 orang dijumpai di Kyoto.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved