Berita Badung

Disinyalir Banyak Adanya Pengoplosan Gas LPG di Badung, Begini Kata Pemkab

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berencana akan melakukan monitoring dan pengawasan terkait hal itu

Istimewa
Ilustrasi Pengoplosan gas elpiji 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kasus pengoplosan tabung gas LPG 3 Kg ke 12 Kg di sinyalir banyak terjadi di Kabupaten Badung.

Bahkan sebelumnya pelaku pengoplosan tabung gas sudah ada diamankan jajaran reskrim Polres Badung.

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berencana akan melakukan monitoring dan pengawasan terkait hal itu.

Beberapa wilayah yang menjadi atensi dan diduga banyak terjadi pengoplosan tabung gas yakni di Desa Bongkasa Pertiwi, Darmasaba, Kerobokan dan Sibang.

Baca juga: Rencana Pemerintah Pungut Pajak Bagi Sekolah, Banyak Kepsek di Badung Ngaku Tak Tau Informasi Itu

Kabag Perekonomian AA Sagung Rosyawati saat dikonfirmasi mengakui dirinya sudah tidak menangani terkait permasalahan migas.

Kendati demikian pihaknya menyarankan untuk koordinasi ke Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Badung.

“Semenjak nomenklatur yang baru saat ini urusan Migas itu sudah di SDA,” ujarnya Minggu 13 Juni 2021.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubag SDA Energi dan Air Putu Puspita mengakui bahwa dirinya kini menangani soal migas tersebut.

Hanya saja terkait dengan banyaknya diduga adanya pengoplosan migas di Badung dirinya akan melakukan pengecekan kembali.

“Karena baru saya menangani migas, jadi kami baru akan mempelajari terkait dengan dugaan banyak adanya pengoplosan Gas LPG di Badung,” ungkapnya.

Dirinya pun mengakui akan menurunkan beberapa tim untuk melakukan monitoring di beberapa lokasi yang diduga banyak adanya pengoplosan Gas tersebut.

Jika pun nantinya ditemukan, dirinya juga akan bekerja sama dengan instansi terkait hal itu.

“Jadi saya sendiri masih mempelajari terkait hal itu, termasuk juga lokasi-lokasi yang rawan dan diduga menjadi tempat pengoplosan gas tersebut,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku pengoplosan Gas LPG yang dilakukan memang menyalahi aturan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved