Berita Denpasar
WAH, Denpasar Sudah Miliki 139 Bank Sampah & 21.986 Orang Nasabah, Bisa Konversi ke Tabungan Emas
Denpasar Sudah Miliki 139 Bank Sampah dengan 21.986 Orang Nasabah, Bisa Konversi ke Tabungan Emas
Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar terus menggalakkan keberadaan bank sampah untuk mengurangi volume sampah yang terbuang ke TPA Suwung.
Bank sampah ini terintegrasi dengan sebuah aplikasi yang bernama Sidarling atau Sistem Sadar dan Peduli Lingkungan sendiri diluncurkan pada awal tahun 2019 lalu.
Aplikasi ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan keinginan masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan bebas dari sampah.
Kepala Upt Pengelolaan Sampah Kota Denpasar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gde Budita mengatakan, sampai saat ini di Denpasar terdapat sebanyak 139 bank sampah aktif.
Bank sampah ini tersebar di semua desa/kelurahan di Denpasar.
Bahkan juga sampai ke tingkat Taman Kanak-kanak seperti Bank Sampah TKN Pembina Dauh Puri Kaja, maupun Bank Sampah TK Gita Maharani Ubung Kaja, juga di beberapa Sekolah Dasar (SD).
“Dengan melibatkan anak-anak di bank sampah ini akan memupuk kesadaran mereka tentang pentingnya pengolahan sampah sejak dini,” kata Ngurah Budita saat dihubungi Senin, 14 Juni 2021 siang.
Sementara itu, rekening tabungan aktif untuk bank sampah ini sebanyak 18.940.
Dan untuk nasabah yang aktif mencapai 21.986 orang nasabah.
Baca juga: Ajak Warganya Menabung Sampah, Kelurahan Dangin Puri Denpasar Kini Miliki Bank Sampah Pelita
Program bank sampah yang terintegrasi ini berbasis website dan aplikasi Sidarling juga memudahkan masyarakat dan pengurus bank sampah dalam pengecekan dan pengelolaan data bank sampah.
Melalui program ini pemkot memberikan penghargaan kepada masyarakat yang turut menjaga lingkungan.
Di mana dengan menabungkan sampah ke bank sampah yang sudah terdaftar Sidarling, maka masyarakat akan mendapatkan saldo uang tabungan serta poin.
Poin-poin tersebut kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai penghargaan menarik seperti kemudahan akses layanan pemerintah, diskon di outlet toko buku, butik dan restoran yang sudah bekerjasama dengan Pemkot Denpasar.
Mengingat banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh masyarakat dari program ini, pihaknya akan terus berupaya menyosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui berbagai langkah, baik sosialisasi tatap muka langsung, maupun melalui media massa dan media sosial.