Breaking News:

Berita Buleleng

Pengakuan Mang Dis: Saya Tidak Menyesal Lakukan Persetubuhan, Setelah Dipolisikan Saya Menyesal

Pengakuan Mang Dis: Saya Tidak Menyesal Lakukan Persetubuhan, Setelah Dipolisikan Saya Menyesal

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan tersangka Mang Dis, pelaku persetubuhan terhadap keponakannya sendiri, yang masih dibawah umur, rabu (16 Juni 2021) 

TRIBUN-BALI.COM - Kasus pencabulan anak dibawah umur yang juga merupakan keponakan pelaku di Buleleng, Bali menjadi perhatian publik beberapa hari terakhir.

Pelaku pencabulan merupakan seorang oknum guru senam bernama Nyoman Ady Destrian alias Mang Dis.

Pria berumur 40 tahun itu tega setubuhi keponakannya sendiri berulang kali.

Kini ia berhasil diringkus dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Buleleng.

Baca juga: Orang Tua Pergoki Anaknya Usia 10 Tahun Jadi Korban Pencabulan Kakek-kakek di Jembrana Bali

Mang Dis tidak menampik jika dirinya telah menyetubuhi korban.

Hal ini dilakukan atas dasar suka sama suka.

"Saya sempat bilang sama dia (korban,red) hubungan ini tanggung jawab besar. Tapi karena dia suka sama saya, saya juga sama dia, akhirnya kami melakukan itu."

"Saat melakukan persertubuhan itu saya tidak menyesal, tapi setelah saya dilaporkan ke polisi ya saya menyesal," kata Mang Dis sembari bergegas pergi meninggalkan awak media, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Hakim Tunda Pembacaan Putusan Pidana Terdakwa dalam Perkara Pencabulan Anak Dibawah Umur di Denpasar

Kendati hal ini dilakukan atas dasar suka sama suka, namun Mang Dis tetap dinyatakan melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Sebagaimana diatur dalam rumusan pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved