Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

Usulan Penundaan Munas Tidak Ditanggapi Panitia, Sejumlah Ketua Kadin Daerah Kecewa

Padahal permintaan para Kadinda itu sejalan dengan aturan Pemerintah, agar semua hajatan yang berpotensi membuat kerumunan harus ditunda, akibat

Tayang:
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Web Kadin
Logo Kadin - Usulan Penundaan Munas Tidak Ditanggapi Panitia, Sejumlah Ketua Kadin Daerah Kecewa 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM - Sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah (Kadinda) mengaku kecewa terhadap Panitia Munas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke-VIII.

Ini menyusul imbauan mereka agar Munas Kadin ke-VIII ditunda tidak ditanggapi.

Padahal permintaan para Kadinda itu sejalan dengan aturan Pemerintah, agar semua hajatan yang berpotensi membuat kerumunan harus ditunda, akibat pandemi Covid-19 semakin ganas diseluruh wilayah Indonesia.

Sebagaimana diketahui, semula Munas Kadin ke-VIII berlangsung 2 hingga 4 Juni di Nusa Dua, Badung, Bali, namun karena alasan Covid-19 meningkat diundur dan dipindahkan ke Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Juni.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Usulan Munas Kadin di Kendari Ditunda Menguat

Saat ini, kasus baru Covid-19 semakin naik, maka dari itu sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah sudah melayangkan surat ke panitia cq Rosan Roslani selaku Ketua Umum Kadin, agar penyelenggaraan Munas ditunda.

"Panitia cq Ketum mesti  peka dan tanggap. Penyebaran covid semakin tinggi, dan mengkhawatirkan. Munas Kadin akan melibatkan peserta sekitar 500 orang, pasti terjadi kerumunan. Sudah seyogyanya  Munas Kadin ditunda.

Kita harus patuh kepada aturan pemerintah. Kesehatan paling utama," kata Ketua Kadin Provinsi Jawa Timur, Adik Dwi Putranto dalam keterangannya, Sabtu 19 Juni 2021.

Jawa Timur termasuk Kadin provinsi yang sudah melayangkan surat permohonan munas agar diundur.

Kadin lainnya, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Barat, Riau, dan Papua Barat.

Sementara yang lain sudah  menyampaikan secara lisan dan akan segera berkirim surat juga, seperti Kadin Sumatera Utara.

Menurut Ketua Kadin Papua, Immnauel Yenu, penundaan munas masuk akal.

"Ketika Munas ditunda dan pindah dari Nusa Dua, Bali ke Kendari, kan karena Covid-19. Sekarang ini Covid-19 semakin meningkat, jadi wajar, bila Munas kembali ditunda.

Kadin harus memberi contoh, dalam upaya mengendalikan penyebaran Covid, seperti harapan Menko Marves Pak Luhut Panjaitan," kata Immanuel.

Kadin Jawa Barat juga ikut kecewa, bahwa seruan para Kadin daerah agar Munas ditunda diabaikan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat Disejumlah Daerah, Munas Kadin di Kendari Sebaiknya Ditunda

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved