Berita Klungkung

Kian Parah hingga Ancam Permukiman Warga, Abrasi Pesisir Tegal Besar Klungkung Tak Kunjung Ditangani

Sebelumnya vila tersebut berdiri kokoh di pesisir pantai, namun sebagiannya sudah hancur luluh lantak diterjang ombak.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Abrasi di Pantai Tegal Besar, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Minggu (20/6/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Abrasi parah yang terjadi di pesisir Pantai Tegal Besar, di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung tidak kunjung tertangani.

Padahal jika tidak tertangani, abrasi kian menggerus jalan umum menuju pantai tersebut.

Puing bekas bangunan vila, tampak berserakan di pesisir Pantai Tegal Besar, Minggu 20 Juni 2021.

Sebelumnya vila tersebut berdiri kokoh di pesisir pantai, namun sebagiannya sudah hancur luluh lantak diterjang ombak.

Baca juga: Internet Belum Merata, PPDB SMP di Kecamatan Nusa Penida Klungkung Digelar Offline Senin Besok

Bahkan saat ini beberapa vila di lokasi itu sudah diratakan oleh pemiliknya.

Kondisi abrasi di Pantai Tegal besar kian parah sejak 5 tahun terakhir.

Dalam tentang waktu setahun ini, abrasi sudah mengikis lebih dari 20 meter jalan termasuk melenyapkan habitat alami penyu di lokasi tersebut.

Jika tidak mendapatkan penanganan, beberapa tahun kedepan abrasi juga mengancam wilayah pemukiman warga.

Bahkan abrasi di sisi timur Pantai Tegal Besar juga mengencam tempat melasti warga setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung I Made Jati Laksana menjelaskan, pihaknya sudah berulang kali mengajukan proposal ke BWS (Balai Wilayah Sungai) Bali Penida, maupun ke Pemprov Bali untuk penanganan abrasi di pesisir Pantai Tegal Besar, Klungkung.

 Namun sampai tahun ini,  belum ada kejelasan penanganan abrasi di lokasi tersebut.

" Pemkab sudah tindak lanjuti, ke BWS langsung sudah dan ke Pemprov Bali juga sudah.

Tapi tahun ini belum ada informasi resmi terkait penanganannya," ungkapnya.

Meski demikian pihaknya tetal berkoordinasi untuk memohon penanganan abrasi di Tegal Besar.

Baca juga: Berikan Pemahaman Humanis ke Warga, Polres Klungkung Berupaya Bantu Percepatan Program Vaksinasi

" Saya juga nunggu info dari Balai (BWS). Infonya pihak Balai nunggu silpa, kalau ada langsng diarahkan ke penanganan abrasi di Tegal Besar," ungkap Made Jati Laksana.

Sementara untuk penanganan abrasi tahun ini di Klungkung, BWS Bali Penida juga sedang mengerjakan rehab pantai untuk penanganan abrasi di Dusun Sental, Desa Ped sepanjang 147 meter dengan anggaran APBN mencapai Rp 1,7 miliar.

Sementara untuk APBD tahun ini sebenarnya sudah dianggarkan Rp 820 juta untuk penanganan abrasi di Nusa Penida, hanya saja ditunda karena terkena refocusing anggaran. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved