Daun Kelor
Menyehatkan Mata hingga Mengurangi Peradangan, Ini 6 Manfaat Daun Kelor
Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki rasa yang agak pahit, netral, dan tidak beracun
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tribunners, apa Anda pernah mendengar tentang daun kelor?
Daun kelor mungkin tidak asing bagi masyarakat Indonesia.
Anda bisa menemukan daun kelor cukup mudah di Indonesia.
Banyak orang percaya bahwa daun kelor memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.
Baca juga: Warga Tabanan Produksi Mi Berbahan Dasar Daun Kelor yang Baik untuk Mata dan Tanpa Bahan Pengawet
Selain itu, daun kelor juga digunakan beberapa orang sebagai bahan makanan.
Menurut buku "Analisis Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Pada Pengobatan Diabetes Mellitus" yang ditulis oleh Qurratu Aini, SSi, MPd, daun kelor (Moringa oleifera) memiliki rasa yang agak pahit, netral, dan tidak beracun. Hasil analisis menunjukkan bahwa daun kelor mempunyai kandungan gizi yang sangat penting untuk mencegah berbagai macam penyakit.
Daun kelor mengandung protein, lemak, beta carotene (vitamin A), thiamin (vitamin B1), riboflavin (B2), niacin (B3), vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, karbohidrat, tembaga dan serat.
Selain itu, daun kelor juga mengandung unsur argine, histidine, isoleucine, leusine, lysine, methionine, phenylalinine, threonine, tryptophan, dan valine.
Semua kandungan gizi yang ada di daun kelor segar akan mengalami peningkatan (konsentrasinya), jika dikonsumsi setelah dikeringkan dan dihaluskan dalam bentuk serbuk, kecuali vitamin C.
Berikut ini beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan Anda:
1. Mencegah penyakit kardiovaskular
Dikutip dari Kompas.com, ekstrak daun kelor diyakini dapat membantu menurunkan kolesterol.
Selain itu, ekstrak daun kelor juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.
Tidak hanya daunnya, biji kelor pun secara tradisional telah digunakan untuk menurunkan tekanan darah.
Serta meningkatkan fungsi jantung.
Sejumlah penelitian pun mendukung efektivitas tersebut.
Seperti, sebuah studi tahun 2017 pada subjek tikus. Ditemukan bahwa biji kelor bisa mengobati tekanan darah tinggi.
Dan biji kelor juga menawarkan perlindungan terhadap jantung.
Pada studi lainnya yang diterbitkan pada tahun 2019, yang juga dilakukan pada subjek tikus, menemukan bahwa biji kelor dapat mencegah gangguan jantung.
Walaupun masih terbatas di penelitian pada hewan, namun penelitian menunjukkan efek perlindungan vaskular dari tanaman kelor mungkin termasuk mengurangi peradangan yang terkait dengan stres oksidatif dan relaksasi arteri untuk memperlancar aliran darah.
2. Membantu melawan diabetes
Dikutip dari Kompas.com, menurut Verywell Health, penelitian menunjukkan daun kelor memiliki manfaat mencegah diabetes dengan mengurangi komplikasi terkait serta menyeimbangkan kadar gula darah.
Uji klinis yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada tahun 2018, menemukan bahwa daun kelor bisa mengurangi lonjakan gula darah pasca-makan pada penderita diabetes.
Studi itu melibatkan 10 orang subjek sehat dan 17 orang dengan diabetes.
Ditemukan bahwa daun kelor membuat lonjakan glukosa pasca makan lebih stabil hingga 40 mg/dL dan mempersingkat waktu puncak lonjakan gula darah sekitar 20 menit.
Daun kelor ditemukan tidak memiliki dampak signifikan pada gula darah subjek yang tidak menderita diabetes.
Tidak hanya daunnya saja yang bermanfaat, ternyata buah kelor juga memiliki manfaat yang bagus.
Pada sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes, menemukan bahwa ekstrak buah kelor juga dapat membantu melawan diabetes.
Para peneliti memberikan ekstrak buah kelor pada subjek tikus.
Ditemukan bahwa buah kelor bisa secara signifikan mengurangi perkembangan diabetes dan komplikasi terkait.
Baca juga: Beragam Manfaat Kelor untuk Kesehatan, Dapat Atasi Rematik hingga Membantu Melawan Diabetes
3. Menurunkan kolesterol
Salah satu manfaat dari daun kelor yang dipercaya banyak orang adalah dapat menurunkan kolesterol.
Dikutip dari Kompas.com, kolesterol tinggi memiliki kaitan dengan peningkatan risiko beberapa penyakit.
Salah satunya adalah penyakit jantung.
Tapi, kita dapat memanfaatkan sumber makanan nabati untuk mengurangi kolesterol.
Salah satunya adalah daun kelor.
4. Mengurangi peradangan
Peradangan merupakan sebuah respons alami tubuh jika kita mengalami cedera maupun infeksi.
Jika terus berlanjut dalam waktu yang lama, kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah.
Dikutip dari Kompas.com, menurut Healthline, sejumlah ilmuwan lewat beberapa penelitian percaya bahwa isothiocyanate adalah senyawa anti-peradangan utama yang terkandung dalam daun, polong, dan biji kelor.
Tapi sejauh ini, penelitian tersebut hanya terbatas pada penelitian hewan dan tabung reaksi.
Masih harus diteliti kembali jika ingin mengetahui apakah kelor mempunyai efek anti-peradangan yang serupa pada manusia.
5. Menyehatkan mata
Menurut dokter dan herbalis dari Tangerang Selatan, dr Prapti Utami dalam buku "Daun Kelor: Antidiabetes, Sahabat Mata, Pelindung Ginjal" yang ditulis oleh Redaksi Trubus (2019), daun kelor kering mengandung vitamin A 10 kali lebih banyak dari wortel, sementara kelor segar empat kali wortel.
Kelor juga mengandung nutrisi, mineral lain, dan antioksidan tinggi yang dapat membantu perbaikan sel.
Sehingga dapat mendukung pemulihan fungsi mata.
Kelor saja memang tidak bisa memberi khasiat langsung pada mata.
Namun kelor dapat menjadi pelengkap nutrisi.
Khasiat daun kelor dapat diperoleh melalui berbagai bentuk olahan.
Prapti mengingatkan agar kelor dikonsumsi secara bijak.
Jika kelor dikonsumsi secara berlebihan akan mempengaruhi tekanan darah, selain itu dapat meningkatkan asam lambung.
Per hari cukup konsumsi 6 gram serbuk daun kering kelor.
Namun disarankan hanya mengonsumsi sekitar 30 gram jika berbentuk daun segar.
6. Menurunkan berat badan
Dikutip dari Kontan.co.id, menurut buku How To Lose Back Fat, karya Cynthia Trainer, teh kelor terbukti memiliki efek menurunkan berat badan. Produksi energi terjadi alih-alih menyimpan lemak.
Daun kelor mengandung padat nutrisi serta lemak rendah, sehingga bisa jadi alternatif makanan berkalori tinggi.
Kumpulan Artikel Daun Kelor
Tulisan ini disarikan dari artikel-artikel “7 Manfaat Tak Terduga dari Daun Kelor” dari Kompas.com serta “5 Manfaat dan efek samping daun kelor untuk kesehatan” di kontan.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kelor.jpg)