Breaking News:

Berita Bali

Pangdam IX/Udayana Ikuti Rapat Koordinasi yang Dihadiri Panglima TNI, Ini yang Dibahas

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam arahannya menerangkan secara nasional rencananya pada tanggal 26 Juni 2021 bakal dilaksanakan

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Dok. Pendam IX/Udayana
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat mengikuti Rakor dari Ruang Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Senin 21 Juni 2021 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) melalui Vidcon yang dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dari Ruang Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Senin 21 Juni 2021.

Adapun rakor tersebut membahas tentang pelaksanaan Program PPKM Mikro dan Program Vaksinasi Nasional.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam arahannya menerangkan secara nasional rencananya pada tanggal 26 Juni 2021 bakal dilaksanakan serbuan vaksinasi dengan target 1 juta per hari dengan pembagian adalah 40 persen dilaksanakan oleh TNI-Polri dan 60 persen dilaksanakan oleh Kemenkes dalam hal ini Pemda.

"Dimana sesuai arahan Bapak Presiden RI yang selalu diingatkan untuk kita semua, pertama adalah implementasi lapangan terkait PPKM Mikro dan yang kedua adalah program vaksinasi nasional yang rencananya sampai Bulan Juni ini target adalah 700 ribu per hari untuk masyarakat dan awal Bulan Juli ditargetkan 1 juta vaksin per hari," paparnya

Baca juga: Pantau Situasi Pulau Terluar, Pangdam IX/Udayana Sambangi Nusa Penida

Dalam implementasi PPKM Mikro, bahwa hasil pelaksanaan di lapangan PPKM Mikro sangat efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengerahkan empat pilar yaitu Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri.

"Dalam implementasi PPKM Mikro paling efektif dilaksanakan di tingkat desa yang berbasis RT/RW. Oleh sebab itu peran dari RT/RW, Perangkat Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas sangat penting dalam hal ini," terangnya.

Dijelaskan, masih ada beberapa petugas di lapangan yang kurang pemahaman, sehingga perlu adanya perhatian kita terkait SOP dalam penerapan PPKM Mikro.

Untuk itu, Pangdam khususnya termasuk unsur dibawahnya dalam pelaksanaan PPKM Mikro supaya memberikan pemahaman kepada satuan pada tingkat yang paling bawah tentang apa yang harus dilakukan dengan pelaksanaan PPKM Mikro tersebut sesuai SOP.

Mengakhiri kegiatan Rakor, Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan terkait implementasi di lapangan PPKM Mikro agar para Pangkotama memastikan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga yang terlibat dan yang bertugas khusus di PPKM Mikro atau para personel yang bertugas sebagai perkuatan di Posko PPKM Mikro memahami tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved