Breaking News:

Berita Karangasem

Pemkab Karangasem Pilih Wilayah Banjar Butus Kecamatan Bebandem Sebagai Tempat Pengolahan Sampah

Lahan yang digunakan untuk proses pengolahan sampah berdekatan dengan tempat pembuangan akhir sampah.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Komunitas Eco Enzyme bersama Sekda Karangasem serta DLH mengelar kegiatan penyemprotan Eco Enzyme di sekitar TPA Butus, Desa Buana Giri, Kec. Bebandem, Minggu (21/2/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem bangun tempat pengolahan sampah di Butus, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem akhirnya disetujui warga sekitar.

Hal itu diungkapkan  Kepala DLH Karangasem, I Gede Ngurah  Yudiantara, Senin 21 Juni 2021 siang.

Lahan yang digunakan untuk proses pengolahan sampah berdekatan dengan tempat pembuangan akhir sampah.

Luasnya sekitar 1.5 hektare.

Baca juga: Kerugian Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Karangasem Bali Capai Rp 1 Miliar

Pembangunannya belum bisa dipastikan lantaran masih terus melakukan sosialisasi ke warga.

Harapanya agar warga menerima 100 persen.

"Dulu rencana bangun tempat pengolahan sampah di Banjar Tegal Bengkak, Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem.

Dikarenakan ada pararem (peraturan), akhirnya rencana pembangunan  tempat pengolahan sampah gagal," kata Dodek sapaan akrab Yudiantara.

Banjar Butus ini dipilih agar proses pengangkutan sampah saat pengolahannya lebih mudah serta cepat.

Mengingat lokasinya dekat dengan tempat pembuangan sampah di Linggasana dan Butus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved