Berita Gianyar

Bupati Mahayastra Pastikan Gianyar Aman Dikunjungi, Siap Sambut Pembukaan Pariwisata Bali

Meskipun kasus Covid-19 di sejumlah daerah di Bali, kembali memperihatinkan, Bupati Gianyar Made Mahayastra menegaskan Gianyar aman dikunjungi

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar, Made Mahayastra saat ditemui awak media beberapa waktu lalu - Bupati Mahayastra Pastikan Gianyar Aman Dikunjungi, Siap Sambut Pembukaan Pariwisata Bali 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Meskipun kasus Covid-19 di sejumlah daerah di Bali, kembali memperihatinkan, Bupati Gianyar Made Mahayastra menegaskan wilayahnya masih aman dikunjungi wisatawan.

Selain karena di setiap tempat telah menerapkan standar protokol kesehatan, vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gianyar, Bali, juga sudah melebihi 80 persen.

Politikus PDIP asal Payangan itu menegaskan, Gianyar sangat aman dikunjungi wisatawan.

Setiap objek maupun akomodasi di Bali wajib mengantongi sertifikat CHSE, dan pihaknya memastikan Gianyar yang paling banyak mengantongi sertifikat itu.

Baca juga: Khawatir Work From Bali Ditunda, Pelaku Pariwisata Tanggapi Pernyataan Sekretaris Satgas Covid-19

"Tyang (saya) sangat yakin Gianyar sudah siap dikunjungi, Ini karena kerja keras kita di berbagai hal, dari vaksin, CHSE terbanyak di Bali, dan aplikasi tracing yang sudah tersedia," ujarnya, Rabu 23 Juni 2021.

Dia mengatakan, bercermin dari penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang diterapkan pertama kali di Bali, Mahayastra yakin Gianyar sangat aman dikunjungi.

Bahkan hingga kini, PTM di Gainyar aman tanpa kendala. Tidak ada penambahan kasus selama penerapan PTM tersebut.

"Kalau memang Juli ini dibuka, masyarakat sudah sangat siap. Bupatinya juga sangat siap menerima kunjungan wisatawan. Persis seperti saya buka sekolah tatap muka yang pertama di Bali. Dari 5 bulan yang lalu Sampai sekarang aman-aman saja," tandasnya.

Terkait vaksinasi, kata dia, jumlah masyarakat wajib vaksinasi sudah mencapai 250 ribu untuk vaksinasi dosis 1, dan 100 ribu lebih untuk vaksinasi ke 2.

"Kalau dari standar yang ditetapkan nasional Gianyar sudah 100 persen. Namun kalau dari sasaran yang ada di Gianyar kita jumlahnya 360 ribu. Kita kurang lagi 100 ribu, dan untuk memenuhi itu kami rasa tidak ada ada kendala," ujarnya.

Terkait munculnya klaster pekerja proyek di Stadion Dipta, Mahayastra mengatakan, hal itu sudah ditangani dengan baik, sehingga pihaknya pun meyakini kasus di stadion tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Gianyar.

Sebab begitu terkonfirmasi, pihaknya langsung bergerak. Mulai dari isolasi, penelusuran kontak erat dan penanganan pasien.

Kepala Disparda Gianyar, Anak Agung Putrawan mengatakan, Pemkab Gianyar terus menggenjot agar setiap objek maupun akomodasi pariwisata di Gianyar layak dikunjungi dalam masa pandemi.

Saat ini, 499 objek dan akomodasi wisata mengantongi sertifikat CHSE atau program Kemenparekraf berupa penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar yang diterima Tribun Bali, Rabu, objek ataupun akomodasi pariwisata yang telah mengantongi CHSE adalah, 160 hotel, homestay/pondok wisata 214 unit, restoran 107, daya tarik wisata 12, usaha arung jeram 2, tempat cenderamata/oleh-oleh 2 dan angkutan wisata 1.(*).

Baca juga: Pembukaan Pariwisata Bali Terancam Batal Akibat Lonjakan Kasus Covid-19, Anggota Dewan: Sabar Dulu

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved