Seputar Tipes
Kenali Gejala Tipes Pada Anak dan Cara Mengobatinya, Hati-hati Bila Demam & Hilang Nafsu Makan
Tak hanya dapat menyerap orang dewasa, penyakit tipes atau demam tifoid juga dapat terjadi pada anak-anak.
TRIBUN-BALI.COM - Kenali Gejala Tipes Pada Anak dan Cara Mengobatinya, Hati-hati Bila Demam & Hilang Nafsu Makan.
Tak hanya dapat menyerap orang dewasa, penyakit tipes atau demam tifoid juga dapat terjadi pada anak-anak.
Merangkum Buku Ibuku, Dokterku: Cekatan Menolong Anak Sakit di Rumah (2018) oleh dr. Gustrin Oktaviayu Cendhikalistya, ada sejumlah gejala tipes pada anak yang bisa dikenali.
Baca juga: Bisa Berbahaya Bila Tak Ditangani dengan Tepat, Ini 4 Cara Mengobati Penyakit Tipes
Apa saja gejalanya?
1. Demam biasanya dimulai dengan nglemeng (demam agak tinggi) yang makin meninggi 0,5 derajat Celsius per hari.
2. Demam lebih dari 7 hari dengan tipikal seperti tangga, yakni semakin hari, suhu badan semakin naik
3. Pada minggu kedua, demam tinggi terus menerus, terutama pada malam hari, sedangkan siang agak turun, tapi tidak pernah kembali ke suhu normal
4. Kerap kali nadi anak relatif lambat dibandingkan dengan tingginya panas, jadi rabalah nadi anak dan ukur suhu tubuh setiap setengah jam
5. Nyeri kepala dan seluruh padan
6. Lidah kotor
7. Hilang nafsu makan
8. Diare atau malah konstipasi, mual, muntah, kembung
9. Kesadaran menurun seperti kebingungan
10. Untuk tanda laboratorium, anak dengan tipes akan ditemukan leukopenia (turunnya sel darah putih) dan eosinophilia (naiknya sel eosinophil) serta reaksi widal (+)
Cara mengobati tipes pada anak
Ada sejumlah cara mengobati tipes pada anak yang bisa dilakukan oleh para orangtua di rumah.
Apa saja itu?
1. Minta anak untuk bed rest (tirah baring)
2. Beri kompres hangat
3. Beri makan bubur saring tinggi kalori dan tinggi protein selama masih demam
4. Beri minum sebanyak mungkin agar tidak dehidrasi
5. Pengobatan yang mungkin diberikan, di antaranya yakni:
- Penurun demam paracetamol 10-15 mg/kgBB/pemberian maksimal 4 kali sehari
- Chloramphenicol 64 mg/kgBB/hari dibagi 4 dosis diberikan sampai 3 hari bebas demam minimal sampai 7 hari
- Kontrimoksazole 6 mg Trimetoprin, 30 mg sulfamethoksazole/kgBB/hari dalam 2 dosis sampai 3 hari bebas demam minimal sampai 7 hari
- Deksametason bila tipes berat
- Pengobatan dengan Chloramphenicol, Kontrimoksazle, dan atau deksametosan hanya dengan resep dokter apabila demam sudah lewat 7 hari.
Jadi, segera bawa anak ke dokter bila para orangtua curiga adanya tipes di hari ketuju anak demam.
Secara garis besar, anak akan dinyatakan sembuh dari tipes apabila bebas demam 7 hari setelah terapi dan tidak ada gejala komplikasi, seperti nyeri perut meningkat, miokarditis, penekanan sumsum tulang belakang karena terapi.
Perlu diingat bahwa tipes atau demam tifoid memiliki sifat kambuhan.
Di mana, bakteri penyebab tipes bisa dorman (tidur) di dalam tubuh dan apabila kekebalan sedang turun, bakteri bisa aktif kembali.
Maka dari itu, daya tahan tubuh dan kebersihan diri anak harus selalu dijaga.
Penularan Penyakit Tipes
Melasir Buku Mengenali Keluhan Anda: Info Kesehatan Umum untuk Pasien (2013) karya Dr. Ayustawati, PhD, penyebab penyakit tipes adalah infeksi bakteri Salmonella typhii.
Seseorang dapat terjangkit penyakit tipes apabila mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella thypii atau apabila sumber penyimpanan air sudah terkontaminasi oleh kuman itu.
Penderita yang sudah sembuh dari penyakit tipes bisa juga menjadi penyebab dari penularan penyakit ini.
Hal itu bisa terjadi karena mereka merupakan karier atau pembawa penyakit tipes, di mana meskipun gejala sudah tidak timbul, seorang karier dapat terus membawa kuman Salmonella di dalam tinja.
Orang lain bisa terkena infeksi Salmonella jika mengonsumsi makanan yang disediakan oleh karier.
Artikel ini telah tayang di https://health.kompas.com/read/2020/10/19/120200168/10-gejala-tipes-pada-anak-dan-cara-mengobatinya?page=all#page2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-demam.jpg)