Berita Buleleng
Jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK Guru Dibuka, Buleleng Berharap Formasi Dokter Spesialis Terpenuhi
Jadwal pendaftaran CPNS dan PPPK Guru di Buleleng resmi dibuka pada Rabu (30 Juni) hingga Rabu (21 Juli) mendatang.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: M. Firdian Sani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Jadwal pendaftaran CPNS dan PPPK Guru di Buleleng resmi dibuka pada Rabu (30 Juni) hingga Rabu (21 Juli) mendatang.
Pendaftaran dibuka secara online melalui website https://sscn.bkn.go.id/.
Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa dikonfirmasi Rabu (30 Juni) mengatakan, khusus PPPK Guru, peserta dapat mengikuti pendaftaran apabila sudah terdaftar dalam Data Pokok Kependidikan (Dapodik).
Seleksinya kemudian dilakukan langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
• 997 Formasi CPNS di Bangli Dibuka Hari Ini
Sementara CPNS, panitia seleksi nantinya akan diketuai oleh Sekda Buleleng.
Setelah pendaftaran selesai, Pansel akan melakukan verifikasi, kemudian akan mengumumkan berapa orang yang lulus administrasi.
Pengumuman hasil seleksi administrasi ini akan dilakukan pada 28 Juli.
Saat pengumuman tersebut, calon pelamar yang dinyatakan tidak lulus administrasi diberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahannya.
Baca juga: Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Tabanan Digelar pada 30 Juni-21 Juli 2021, Buka 1.615 Formasi
Sementara untukujian SKD akan dilaksanakan pada 25 Agustus hingga 4 Oktober mendatang, dan ujian SKB pada 8 November hingga 29 November mendatang.
"SKD dan SKB akan dipusatkan di BKD Bali," ucapnya.
Imbub Wisbawa dari 231 formasi CPNS yang diberikan oleh pusat, 137 diantaranya untuk tenaga kesehatan.
Sementara 94 lainnya untuk tenaga teknis.
"Tenaga kesehatan itu 20 diantaranya dokter spesialis, 8 dokter umum. Sisanya perawat, bidan, apoteker dan laboran," terangnya.
• Pendaftaran CPNS dan P3K di Denpasar Dibuka Hingga 21 Juli, Ini Cara Mendaftar, Syarat dan Jadwalnya
Dengan adanya formasi dokter spesialis ini, diharapkan bisa membantu RSUD Buleleng, sebagai rumah sakit tipe B.
Selain itu jiga untuk mendukung SDM di RS Giri Emas dan Tangguwisia yang sudah menjadi rumah sakit tipe D.
"Dengan adanya bukaan formasi dokter spesialis ini, mudah-mudahan bisa terpenuhi semuanya. Karena dari pengalaman sebelumnya, formasi dokter spesialis minim pendaftar," jelasnya. (*)
Ikuti berita terkini Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/logo-cpns-bali-bro.jpg)