Breaking News:

Israel

Menlu Israel Yair Lapid Resmikan Kedutaan di Uni Emirat Arab, Pidatonya Mengejutkan

Saat meresmikan kantor kedutaan di Abu Dhabi tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Yair Lapid menyampaikan pidato yang mengejutkan.

Editor: DionDBPutra
DEBBIE HILL/ POOL/AFP
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid 

TRIBUN-BALI.COM – Tonggak sejarah tercipta di kawasan Timur Tengah ketika Israel secara resmi membuka kedutaan besarnya di Uni Emirat Arab (UEA) pada Selasa 29 Juni 2021.

Saat meresmikan kantor kedutaan di Abu Dhabi tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Yair Lapid menyampaikan pidato yang mengejutkan.

"Kami di sini untuk tinggal. Israel menginginkan perdamaian dengan para tetangga, dengan semua tetangga,” kata Lapid.

Menurut Lapid, Israel tidak akan kemana-mana. “Kami tidak akan kemana-mana. Timur Tengah adalah rumah kami. Kami di sini untuk tinggal,” ujarnya.

Baca juga: Pesan Israel untuk Palestina: Tidak Ada Niat Menyakiti Mereka yang Tidak Bangkit Membunuh Kami

Baca juga: Israel Berniat Jalin Hubungan Diplomatik dengan Indonesia, Malaysia dan Brunei

“Kami menyerukan kepada semua negara di kawasan untuk mengakui itu dan datang untuk berbicara dengan kami,” tambah Yair Lapid.

Pemerintah UEA juga sudah membuka kedutaannya di Israel, bertempat di Tel Aviv, awal bulan ini sebagaimana dilansir Russia Today.

UEA secara resmi baru mengakui Israel tahun lalu di bawah Kesepakatan Abraham yang ditengahi Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Donald Trump.

Setelah itu, beberapa negara mengikuti jejak UEA dan menyatakan kesanggupannya menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.

Negara-negara yang menormalisasi hubungan dengan Israel setelah UEA adalah Bahrain, Israel, dan Maroko.

Sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham, Israel setuju untuk tidak mencaplok wilayah Tepi Barat Palestina dan Lembah Yordan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved