Breaking News:

Berita Karangasem

Mitigasi Tanah Longsor, BPBD Karangasem Ajukan Permohonan Bantuan Bibit Pohon untuk Ditanam

Plt Kepala BPBD  Kaarangasem, IB Ketut Arimbawa, mengaku, permohonan disetujui oleh Balai  Pengolahan Daerah Aliran Sungai & Hutan Lindung.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
BPBD Karangasem saat berkoordinasi dengan BPDASHL Unda Anyar, Kamis (1/7/2021). BPBD Karangasem mengusulkan bantuan bibit untuk menekan bencana longsor. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Karangasem mengajukan permohonan bibit dalam rangka mitigasi bencana longsor, Kamis 1 Juli 2021.

Permohonan disampaikan ke Balai Pengolahan Daerah  Aliran Sungai  serta  Hutan Lindung Unda Anyar.

Plt Kepala BPBD  Kaarangasem, IB Ketut Arimbawa, mengaku, permohonan disetujui oleh Balai  Pengolahan Daerah Aliran Sungai & Hutan Lindung. 

Instansi terkait  memberikan sekitar 3.000 bibit.

Baca juga: Sempat Pingsan di Atas Kapal, Nelayan Asal Bugbug Karangasem Dapat Dievakuasi dengan Selamat

Rinciannya 1.500 bibit rumput vetiver, dan 1.500 bibit  jambu biji merah yang sudah siap ditanam.

"Bibit yang sudah disetujui dititip dulu sampai jadwal penanaman. Perlu menyediakan kendaraan untuk pengambilan bibit. BPDASHL Unda Anyar siap memberikan bantuan bibit untuk mengurangi risiko bencana di Karangasem," ungkap IB Ketut Arimbawa, Kamis (1/7/2021) siang .

Bibit yang diberikan BPDASHL Unda Anyar rencana ditanam di Sega, Bunutan, Kecamatan Abang.

Daerah ini dipilih dikarenakan masuk rawan bencana, terutama longsor.

"Daerah ini sering terjadi longsor serta harus ditanami pepohonaan. BPBD akan usulkan kembali bantuan bibit," janji Arimbawa.

Ditambahkan, seesuai  pemetaan BPBD, dari 78 Desa / Kelurahan di Karangasem, sekitar 50 desa berpotensi  mengalami bencana tanah longsor saat hujan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved