Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kapal Tenggelam di Gilimanuk

Kisah Korban Selamat KMP Yunicee, Kakek, Ayah dan Dua Saudara Aurel Belum Ditemukan

Seorang anak berusia 11 tahun, Aurel tampak riang ketika bermain bersama teman sebayanya di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateny, Kecamatan Negara,

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di kediaman korban selamat kapal KMP Yunicee tenggelam di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Kamis 1 Juli 2021. 

Aurel Mengapung Sekitar Satu Jam

Paman Aurel, Dion menuturkan, sesuai penuturan dari keponakannya, saat musibah itu terjadi, ia ditolong oleh seseorang.

Kemungkinan saar itu Aurel merupakan yang paling dekat dengan orang tersebut. 

Aurel sempat diikat di badan dari warga yang menolong tersebut.

Namun di tengah perjalanan akan menuju pesisir, warga yang menolong itu sudah tak kuat namun beruntung ada nelayan yang menolongnya saat itu. 

"Untuk kejadian persisnya kita tak mengetahui, tapi gambarannya Aurel sempat satu jam terombang-ambing di lautan hingga akhirnya ditolong sama nelayan yang sedang melintas saat itu," ungkapnya.

Dion melanjutkan, sesuai informasi dari tim Basarnas, Aurel berserta korban lainnya kemudian ditemukan di pesisir wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana.

Kemungkinan saat itu nelayan yang membantunya bisa menepi di wilayah Melaya karena arusnya yang cukup deras.

"Dievakuasinya di pesisir wilayaah Melaya. Setelah itu baru dibawa ke Puskesmas Gilimanuk," terangnya. (*)

Berita lainnya di KMP Yunicee Tenggelam

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved