Breaking News:

Kapal Tenggelam di Gilimanuk

Posko Gabungan Terima Laporan 18 Orang Kehilangan, Kemungkinan Korban Berada di KMP Yunicee

Pada surat resmi bertandatangan nahkoda KMP Yunicee sebelum kapal berangkat, diketahui total POB sebanyak 57 orang

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Karsiani Putri
Foto istimewa Humas Basarnas Bali
Hari kedua penanganan kecelakaan kapal penumpang, KMP Yunicee telah mengevakuasi 39 orang selamat, 7 orang meninggal dunia dan diperkirakan 11 orang masih dinyatakan hilang. Data yang tercatat pada surat resmi bertandatangan nahkoda KMP Yunicee sebelum kapal berangkat, diketahui total POB sebanyak 57 orang terdiri dari 41 penumpang, 13 crew kapal dan 3 orang penjaga kantin 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Hari kedua penanganan kecelakaan kapal penumpang, KMP Yunicee telah mengevakuasi 39 orang selamat, 7 orang meninggal dunia dan diperkirakan 11 orang masih dinyatakan hilang. 

Data yang tercatat pada surat resmi bertandatangan nahkoda KMP Yunicee sebelum kapal berangkat, diketahui total POB sebanyak 57 orang terdiri dari 41 penumpang, 13 crew kapal dan 3 orang penjaga kantin. 

BACA JUGA: Mabes Polri Pantau Langsung Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Yunicee, Siap Kerahkan Robot Penyelam

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada mengungkapkan bahwa jumlah ataupun data korban bisa saja berubah dengan dinamika yang ada di lapangan. 

"Dalam perkembangannya di posko gabungan, kami menerima laporan kehilangan sebanyak 18 orang yang kemungkinan berada di kapal tersebut," terang Darmada, Rabu 30 Juni 2021. 

Menurutnya laporan itu juga perlu melalui tahap validasi di posko bersama pihak-pihak terkait dan seluruh laporan telah tercatat dan di data. 

Pencarian hari ini melibatkan beberapa unsur SAR dan juga mengerahkan 16 unit Alut yang bergerak di perairan seputar lokasi kapal tenggelam (KRI Rigel 993, KRI Soputan 923, KN SAR Permadi, KMP ASDP Indonesia Ferry, 3 unit RIB, 8 unit speedboat, dan 1 unit rubber boat) dan juga disiagakan ambulance sebanyak 8 unit. 

Gede Darmada mengatakan bahwa upaya penyelaman belum bisa dilakukan, mengingat titik pastinya KMP Yunicee belum dapat ditentukan dengan arus kencang dan kedalaman kurang lebih 58 meter. 

Selain mengevakuasi korban selamat dan menemukan korban meninggal dunia, tim SAR gabungan juga mendapatkan beberapa barang yang diduga milik penumpang serta jaket pelampung. 

"Operasi SAR telah berlangsung sejak pagi hari dan dihentikan sementara sekitar pukul 18.00 Wita dan akan kembali dilanjutkan besok pagi, " jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved